Main Menu

Menlu Retno Khawatirkan Rencana Jadikan Yerusalem Ibukota Israel

Bernadetta Febriana
05-12-2017 10:37

Pemandangan Kota Yerusalem. (AFP/THOMAS COEX/FT02))

Jakarta, Gatra.com - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi telah bertemu dengan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Joseph Donovan Jr Senin (4/11) lalu. Pada pertemuan tersebut, Retno menyampaikan keprihatinan dan kekhawatiran Indonesia atas informasi bahwa Presiden AS Donald Trump akan mengumumkan Yerusalem sebagai ibukota Israel.

 

Menurut Retno, rencana Presiden Trump tersebut hanya akan mengganggu proses perdamaian Israel dan Palestina. "Selain itu saya juga sudah melakukan kontak dengan Menlu Tillerson yang sedang berada di Eropa untuk menyampaikan bahwa Indonesia serius menyikapi isu tersebut," kata Retno kepada wartawan di Pejambon, Jakarta, Selasa (5/11) pagi.

 

Dubes Donovan menyatakan bahwa Trump belum ada keputusan mengenai hal tersebut. Akhir pekan lalu, Trump menyatakan bahwa ia berencana untuk memindahkan Kedubes AS di Tel Aviv ke Yerusalem, sebagai bentuk pengakuannya bahwa Yerusalem adalah Ibukota Israel. 

 

Indonesia mempunyai sikap yang tegas mengenai Palestina-Israel, dimana solusi dua negara adalah yang terbaik dengan Yerusalem Timur sebagai ibukota Palestina yang merdeka dan berdampingan dengan Israel. "Sikap Indonesia sudah sangat clear untuk masalah Palestina ini," ujarnya.


Editor : Bernadetta Febriana

 

Bernadetta Febriana
05-12-2017 10:37