Main Menu

Tim Pemeriksa Senjata Kimia Berhasil Masuk Douma

Bernadetta Febriana
22-04-2018 10:49

Tim OPCW (REUTERS/Peter Nicholls/yus4)

Jakarta, gatra.com - Tim inspeksi senjata kimia PBB (OPCW) akhirnya mendapatkan ijin untuk masuk ke Douma, Suriah pada Sabtu (21/4) setelah serangan senjata kimia yang diduga dilakukan rezim Bashar al-Assad sekitar 2 minggu lalu dan dijadikan alasan bagi Amerika Serikat, Inggris dan Perancis melancarkan serangan ke Suriah minggu lalu.

Seperti dikutip dari Washington Post, tim OPCW mengunjungi satu dari dua yang diduga menjadi tempat dilancarkannya serangan senjata kimia yang menewaskan 43 orang. Mereka akan mengambil beberapa sampel dan kemudian akan dikirim ke Belanda untuk dilakukan pemeriksaan disana.

Tim OPCW sempat tertunda cukup lama masuk ke Douma - 2 minggu setelah kejadian- dan tertahan di Damaskus. Ini membuat Amerika Serikat dan sekutu kemudian menuduh pemerintahan Assad yang didukung Rusia sengaja melakukan hal ini untuk mengulur waktu sehingga mereka sempat membersihkan sisa-sisa serangan senjata kimia dan menghilangkan barang bukti.

Rusia dan pemerintahan Assad menolak tudingan Amerika Serikat dan sekutu yang menyebutkan bahwa mereka ada di balik serangan senjata kimia tersebut. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengajak negara-negara Barat untuk menahan diri dari berbagai aksi yang dikhawatirkan malah akan menghalangi pencarian kebenaran akan apa yang sebenanya terjadi pada 7 April lalu (serangan senjata kimia). "Moscow berharap tim OPCW dapat melakukan investigasi yang imparsial dan obyektif," ujarnya.


Editor : Bernadetta Febriana

Bernadetta Febriana
22-04-2018 10:49