Main Menu

AS Klaim Banyak Bukti Militer Suriah Akan Serang Idlib Dengan Senjata Kimia

Bernadetta Febriana
07-09-2018 15:17

Peta Suriah. (shutterstock_1052979026/RT)

Washington, Gatra.com - Amerika Serikat mengklaim menemukan banyak bukti yang menyatakan militer Suriah sedang mempersiapkan senjata kimia untuk menggempur Idlib, sebuah propinsi di barat laut Suriah.

Jim Jeffrey, penasehat khusus untuk Suriah yang baru saja ditunjuk oleh Menteri Luar Negeri Mike Pompeo, menyatakan kepada wartawan, pihaknya mewanti-wanti akan adanya serangan senjata kimia yang akan dilakukan oleh militer Suriah ke daerah yang menjadi kantong terakhir para pemberontak. "Saya punya banyak alasan dan juga bukti untuk memberikan peringatan (serangan senjata kimia-red) tersebut," kata Jeffrey, seperti dilansir oleh Reuters.

Pihak Gedung Ptuih dan sekutunya telah memberikan peringatan apabila militer Suriah tetap menggunakan senjata kimia, maka Amerika Serikat dan sekutunya akan melakukan respon yang bersifat "cepat dan dahsyat".

Jeffrey mengatakan bahwa serangan oleh Rusia dan militer Suriah jadi dilakukan, terlebih bila menggunanakan senjata kimia, akan kembali menciptakan gelombang pengungsi besar-besaran ke sebelah tenggara Turki atau daerah di Suriah yang masih dibawah kontrol Turki.

Jadi tidaknya serangan terhadap para pemberontak yang masih bercokol di Idlib sangat tergantung pada hasil pembicaraan antara Rusia, Iran dan Turki yang dilakukan di Tehran, Jumat ini.

Jeffrey menggambarkan bahwa situasi di Idlib sudah sangat berbahaya dan Turki sedang berusaha semaksimal mungkin untuk mencegah serangan tersebut benar-benar terjadi. "Saya masih mencoba berpikir positif bahwa bab terakhir dari kisah Idlib belum ditulis. Pihak Turki sedang mencoba untuk mencari jalan keluar dan mereka menunjukkan penolakan akan serangan tersebut," katanya.


Bernadetta Febriana

Bernadetta Febriana
07-09-2018 15:17