Main Menu

Koran Saudi tuduh jemaah Iran penyebab Tragedi Mina

Dani Hamdani
27-09-2015 09:58

Jamaah Haji korban tragedi Mina (AFP/STR)

Jakarta, GATRAnews - Harian Arab Saudi Asharq Al-Awsat mewartakan bahwa pemicu insiden saling injak di Mina yang menewaskan 769 orang dan melukai 934 orang adalah karena ketidakpatuhan terhadap aturan oleh sekitar 300 anggota jemaah haji Iran.

  

Asharq Al-Awsat mengaku mendapat informasi tersebut dari seorang pejabat rombongan haji Iran yang menolak disebutkan jati dirinya. Rombongan 300 jamaah itu, tulis Al-Awsat, telah melanggar sejak mereka bergerak dari Muzdalifah Kamis pagi ke Jamarat untuk melaksanakan hari pertama melempar jumroh. 


Padahal, semua mereka telah diperintahkan untuk pergi ke tenda mereka di Mina dari Muzdalifah dan bukan bergerak langsung ke Jamarat bersama barang bawaan mereka. 


"Mereka telah diperintahkan untuk beristirahat di tenda mereka di Mina dan menunggu waktu giliran mereka melempar jumroh," tulis Al-Awsat .
 

Tetapi jemaah haji Iran ini malah ke tenda mereka dari Jamarat dengan melalui Jalan 204 pada arah berlawanan dengan gerakan haji yang akan melempar jumroh.
 

"Aliran jemaah dari dua arah berlawanan ini bertemu sehingga mengakibatkan penumpukan dan akhirnya saling dorong sampai mengakibatkan saling injak," kata pejabat tadi.
 

Menurut sejumlah sumber, ada banyak kamera yang dipasang di terowongan menuju Jamaran dan dari situ jelas terlihat jemaah haji Iran tidak mematuhi aturan pergerakan ke Jamarat.
 
Belum ada tanggapan dari pejabatresmi Iran tentang masalah ini. Sebelumnya Kepala Organisasi Haji Iran Saeed Ohadi menuding kerajaan Saudi tidak becus mengelola haji. Dan menuding bahwa penyebab tragedi Mina adalah karena ditutupnya 3 dari lima gerbang menuju Mina.
 
Selain itu koran Libanon Ad-Diyar.com menuding penyebab tragedi tersebut adalah adanya rombongan putra Raja Saudi yang melintas berlawanan arah sehingga menyebabkan arus tersendat dan terjadi desak-desakan.
 
 

Editor: Dani Hamdani 
Dani Hamdani
27-09-2015 09:58