Main Menu

Pemerintah Saudi Pajang 1.150 foto Korban Mina di Muaishin

Dani Hamdani
28-09-2015 15:07

Jamaah haji korban tragedi di Mina (AFP/STR)

Mekah, GATRAnews - Kemarin pemerintah Arab Saudi merilis jumlah korban tragedi Mina mencapai 769 korban yang meninggal, namun ternyata di tepat pemulasaraan mayat dipajang sebanyak 1.150 foto korban tewas. Hal ini diketahui saat Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengunjungi tempat tersebut pada Minggu malam.

 

Seperti dilaporkan Media Center Haji Indonesia foto-foto korban tersebut di tempel pada dinding-dinding dua buah ruangan besar dengan luas sekitar 60 meter persegi di Majma’ ath-Thawary bil Mu’aishim yang menjadi tempat pemulasaraan jenazah korban peristiwa Mina. Satu ruangan diperuntukan untuk menempel foto-foto sebelumnya, sedang satu ruangan untuk menempel foto-foto rilis terbaru.

 

Kawasan ini tertutup dari akses publik sejak peristiwa Mina. Hanya orang tertentu yang bisa masuk. Panitian Haji Indonesia sendiri baru bisa mendapat akses ke Mu'aishim pada Jumat (25/9) malam dan telah dirilis 500 foto. Pada malam kedua kemudian dirilis kembali 350 foto.

 

Dan pada malam ketiga, ketika Menag Lukman berkunjung, diinformasikan bahwa telah dirilis kurang lebih 300 foto. Jadi total ada 1.150 foto korban yang dipajang.

 

“YBegini cara kerja Identifikasi Korban Minta. Setiap kali mereka mengeluarkan foto begini, selalu ada petugas kita yang melihat secara rinci foto per foto sehingga tidak ada yang terlewat,” kata Menag Lukman Hakim Saifuddin menunda kepulangannya ke tanah air untuk memantau korban Mina.

 

Ikut dalam monitoring identifikasi jenazah ini, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Abdul Djamil, Irjen Kemenag M Jasin, Direktur Pembinaan Haji dan Umrah Muhajirin Yanis, Direktur Pelayanan Haji luar Negeri Sri Ilham Lubis, Direktur Pengelolaan Dana Haji Ramadan Harisman, Kepala Pusat Informasi dan Humas Rudi Subiyantoro, serta staf khusus Menag Hadi Rahman dan Sekretaris Menag Khoirul Huda. 

 

Ditegaskan Menag bahwa ketelitian dalam verifikasi sangat penting. Bagaimana cara kita melakukan verifikasi itu juga akan semakin menunjukan profesionalitas kita dalam bekerja. “Semakin banyak cara memverifikasinya itu menunjukan keseriusan dan tingkat kecermatan dan ketelitian,” terang Menag.

 

Selain ke ruang rilis foto, Menag juga berkesempatan melihat ruang penyimpanan file dan dokumen jenazah, juga melihat langsung kamar penyimpanan jenazah. Pantauan tim MCH, tampak beberapa jenazah yang dijejer rapih dalam sebuah ruangan berpendingin.

 

Sampai dengan Senin (28/09) dini hari, Tim PPIH telah berhasil mengidentifikasi 41 jemaah haji Indonesia yang wafat karena peristiwa Mina. Namun demikian, dari laporan yang masuk, masih ada 82 jemaah haji Indonesia yang belum diketahui keberadannya. Untuk itu, Dirjen PHU Abdul Djamil memastikan bahwa tim PPIH akan terus bekerja keras untuk melakukan penelusuran. 


Editor: Dani Hamdani  

 

Dani Hamdani
28-09-2015 15:07