Main Menu

Kementan-KADIN Sepakati Stabilisasi Pasokan dan Percepatan Ekspor Pangan

Iwan Sutiawan
06-09-2018 14:28

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. (Dok.Mentan/RT)

Denpasar, Gatra.com - Kementerian Pertanian (Kementan) menandatangani nota kesepahaman dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) tentang Stabilisasi Ketersediaan Pasokan Pangan dan Percepatan Ekspor Komoditas Pertanian.

 

Penandatanganan yang dilakukan oleh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bersama Ketua Umum KADIN Rosan P. Roeslani tersebut dilaksanakan di The Anvaya Beach and Resort Bali pada Kamis (6/9).

Dalam sambutannya, Amran menjelaskan ruang lingkup nota kesepahaman ini di antaranya tentang stabilisasi ketersediaan pasokan pangan, akselerasi peningkatan ekspor pertanian dan pangan melalui pelibatan dan pemberdayaan, memperkuat sinergitas bisnis antarpetani produsen, pertukaran data dan atau informasi komoditas pertanian, serta kegiatan dan koordinasi lainnya.

Kesepakatan tersebut, diharapkan mampu mendorong kerja sama yang erat dengan pelibatan dan pemberdayaan Badan Usaha Mililk Daerah (BUMD), Perusahaan Daerah (Perusda), Badan Usaha Milik Negera (BUMN), dan perusahaan swasta serta petani produsen.

"Koordinasi yang dimaksud dalam nota kesepahaman ini, bertujuan untuk lebih meningkatkan lagi pencapaian yang berhasil diraih Kementerian Pertanian selama 4 tahun Pemerintahan Jokowi-JK, dengan dukungan segenap pemangku kepentingan di sektor pembangunan pertanian Indonesia," kata Amran.

Sesuai data pertanian, lanjut Amran, nilai produksi pertanian tahun 2017 mencapai Rp1,344 triliun atau naik Rp350 triliun dari 2013. Menandai penyediaan bahan pangan dari produksi dalam negeri mengalami peningkatan.

Selain itu, pada tahun 2017 ekspor Indonesia mencapai US$168,81 miliar, atau naik 16,26% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar US$145,18 miliar. Sedangkan nilai ekspor di sektor pertanian mencapai Rp440 triliun di tahun 2017 meningkat 24%.

Iwan Sutiawan
06-09-2018 14:28