Main Menu

Pigeon Rilis Botol Susu Bayi Berkebutuhan Khusus

Tian Arief
17-11-2015 14:24

Botol Pigeon khusus bayi bibir sumbing (Ist)

Jakarta, GATRAnews - Produsen peralatan bayi, Pigeon, menyatakan mendukung Air Susu Ibu (ASI) sebagai nutrisi terbaik. Namun dalam kondisi tertentu, ibu tidak bisa memberikan langsung ASI dari payudaranya kepada bayinya, seperti pada bayi yang lahir prematur dan bayi dengan bibir sumbing.

Menurut siaran pers yang diterima GATRAnews, di Jakarta, Selasa (17/11), hasil riset mengenai gerakan peristaltik lidah dan menelan pada bayi dengan kondisi bibir sumbing dan atau langit-langit bercelah, menunjukkan adanya kemungkinan bayi dengan kondisi tersebut dapat berhasil menyusu ASI. Penggunaan botol dan dot untuk bayi dengan kondisi tersebut dapat membantu menyusu ASI dengan baik.

Pigeon memfokuskan kenyataan bahwa bayi dengan kondisi bibir sumbing dan atau langit bercelah yang tidak dapat menempelkan bibirnya dengan benar sehingga membutuhkan dot dengan desain khusus untuk membantu mereka menghisap. 

Dot normal cenderung mengganjal pada celah tersebut dan untuk mengatasi masalah ini, dot dikembangkan fitur lebih tebal yang diletakkan pada sisi langit-langit mulut bayi.


Bayi dengan kondisi bibir sumbing dan atau langit-langit bercelah dapat minum dari botol susu dengan dot khusus ini. Dot tidak mengganjal pada celah tersebut dan bayi mampu menghisap dot menggunakan gerakan peristaltik lidah dan menelan tanpa menumpahkan susu atau tersedak.

Menurut Dr. Luh Karunia Wahyuni, Sp.KFR-K, Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi, pada bayi prematur, kemampuan untuk menghisap dan menelan masih lemah. Padahal, kebutuhan bayi untuk mendapatkan ASI sangat penting untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangannya.

“Secara fisik, berbagai organ tubuh bayi prematur, khususnya pada bayi lahir dengan berat badan rendah, memang belum cukup matang (immature), sehingga membutuhkan alat bantu untuk bernapas, minum, dan lain-lain,” jelas dr. Luh.

Saat ini, dengan kecanggihan teknologi dan semakin majunya penanganan medis, bayi prematur bisa tertolong dengan baik. Namun, bayi prematur dihadapkan pada masalah minum yang ternyata bukan suatu proses yang sederhana.

“Kami terus mengembangkan penelitian mengenai proses bayi menyusu langsung pada payudara ibu. Tidak hanya pada bayi normal, tetapi juga pada bayi berkebutuhan khusus seperti bayi lahir prematur dengan berat badan rendah, dan bayi dengan kondisi bibir sumbing, dan atau langit-langit bercelah,” kata Satoru Saitou, General Manager Chief Investigator Research & Development Div. Breastfeeding Laboratory-Pigeon Corporation Japan.

Untuk bayi prematur, Pigeon mengembangkan alat bantu dot dengan ukuran kepala yang lebih kecil dan juga ukuran lubang dot yang sesuai, dilengkapi dengan wadah botol yang terbuat dari bahan kaca Borosilicate.


Editor: Tian Arief

Tian Arief
17-11-2015 14:24