Main Menu

Bayi Zika 50 Kali Lebih Mungkin Lahir dengan Microcephaly

Rohmat Haryadi
20-09-2016 15:16

Perbandingan antara bayi Zika dengan Normal (Wikimedia)

Jakarta, GATRANews - Bayi yang terinfeksi virus Zika adalah 50 kali lebih mungkin untuk memiliki kepala kecil (mikcrocephaly) dan otak terbelakang, demikian menurut studi kontrol kasus untuk mencari hubungan antara infeksi virus Zika dengan microcephaly. Studi ini dipublikasikan Ahad, 15 September, di Lancet Infectious Diseases.



"Hasil penelitian mereka menyoroti besarnya hubungan yang mencolok antara microcephaly dan infeksi virus Zika yang dikonfirmasi di laboratorium," tulis Patricia Brasil dari Brazil's National Institute Of Infectious Diseases, dan Karin Nielsen-Saines dari University of California, Los Angeles, dalam komentar bersama.

Atas perintah pejabat kesehatan Brazil, sebuah kelompok peneliti internasional meneliti 32 bayi dengan microcephaly, dan 62 bayi normal yang lahir antara Januari dan Mei 2016, di Recife, Brasil. Tim menemukan bahwa risiko microcephaly untuk bayi yang terinfeksi Zika adalah 50 kali dari bayi yang tidak terinfeksi. Sementara, bayi (normal) tanpa microcephaly tidak ada yang dinyatakan positif virus. Sementara, 41 persen dari mereka dengan microcephaly positif Zika.

"Para peneliti mengatakan mereka menerbitkan temuan awal mereka tanpa menunggu untuk menyelesaikan lebih menyeluruh studi yang akan meneliti 200 bayi dengan microcephaly, dan 400 kontrol bayi (normal). “Karena hasilnya begitu kuat," STAT News melaporkan.


Editor: Rohmat Haryadi

Rohmat Haryadi
20-09-2016 15:16