Main Menu

Otak Punya Mekanisme Memperbaiki Diri Pasca Stroke

Rohmat Haryadi
02-01-2017 04:33

Ilustrasi demensia (medscape.com)Los Angeles, GATRAnews - Peneliti Universitas California (UCLA), Los Angeles, California, Amerika telah menunjukkan bahwa otak dapat diperbaiki - dan fungsi otak dapat dipulihkan - setelah stroke pada hewan. Penemuan ini bisa memiliki implikasi penting untuk mengobati kondisi yang merampok pikiran yang dikenal sebagai stroke materi putih, penyebab utama demensia (kepikunan). Temuan ini dimuat dalam Prosiding National Academy of Sciences, akhir Desember lalu.


Stroke materi putih adalah jenis stroke iskemik, di mana pembuluh darah yang membawa oksigen ke otak tersumbat. Tidak seperti penyumbatan arteri besar atau serangan iskemik transien, individu dengan stroke materi putih, penyumbatan terjadi pada pembuluh darah kecil jauh di dalam otak, biasanya tidak diketahui, tetapi menumpuk dari waktu ke waktu. Stroke materi putih mempercepat penyakit Alzheimer karena kerusakan yang dilakukan ke daerah-daerah otak yang terlibat dalam memori, perencanaan, dan pemecahan masalah.

"Meskipun belum jelas seberapa stroke ini menghancurkan putih, ada sedikit pemahaman tentang bagaimana otak merespon untuk dapat pulih," kata Dr Thomas Carmichael, penulis senior studi dan profesor neurologi di David Geffen School of Medicine di UCLA. "Dengan mempelajari mekanisme dan keterbatasan perbaikan otak pada stroke jenis ini, kita akan dapat mengidentifikasi terapi baru untuk mencegah perkembangan penyakit dan meningkatkan pemulihan."

Dalam sebuah studi lima tahun tim Carmichael pada stroke materi putih pada hewan, menemukan bahwa otak memprakarsai perbaikan dengan mengirimkan sel pengganti ke situs yang rusak, tetapi kemudian proses itu terhenti. Tim memiliki daftar pendek tersangka molekul dari penelitian sebelumnya yang mereka pikir mungkin bertanggung jawab. Para peneliti juga mengidentifikasi reseptor molekul sebagai kemungkinan pelakunya untuk mengulur perbaikan; ketika reseptor itu diblokir, hewan mulai pulih dari stroke.

"Stroke materi Putih merupakan target klinis yang penting untuk pengembangan terapi baru," kata Carmichael. Setiap tahun di Amerika, sekitar 795.000 menderita stroke, yang mengakibatkan hampir 130.000 kematian. Itu hanya puncak gunung es. Kalikan jumlah stroke dengan enam, dan Anda akan memiliki perkiraan jumlah stroke yang tersembunyi yang tidak menghasilkan gejala untuk mengarah ke rumah sakit. Sebagian besar stroke tersembunyi ini adalah stroke materi putih.


Editor: Rohmat Haryadi
 

Rohmat Haryadi
02-01-2017 04:33