Main Menu

Bakteri Usus Menyebabkan Tekanan Darah Tinggi

Rohmat Haryadi
05-02-2017 03:14

Tensimeter (nickname/Fotolia)Jakarta GATRAnews - Peneliti University of Houston dan Baylor College of Medicine menemukan bahwa mikroorganisme di usus (mikrobiota) berperan dalam pengembangan tekanan darah tinggi pada tikus. Studi ini diterbitkan dalam Physiological Genomics. Artikel itu terpilih sebagai artikel terpilih APS (American Journal of Physiology) untuk Februari 2017.


Para ilmuwan mempelajari dua kelompok tikus. Satu kelompok dengan tekanan darah tinggi (hipertensi), dan satu dengan tekanan darah normal. Tim peneliti menghapus sebagian dari bahan biologis (mikroba) pada usus besar masing-masing kelompok.

Semua hewan kemudian diberi antibiotik selama 10 hari untuk mengurangi mikrobiota alami mereka. Setelah antibiotik, para peneliti menransplantasikan mikrobiota hipertensi pada tikus dengan tekanan darah normal, dan mikrobiota normal terhadap kelompok hipertensi.

Para peneliti menemukan bahwa kelompok yang diberi dengan mikrobiota hipertensi mengembangkan tekanan darah tinggi. Sebuah hasil yang lebih mengejutkan, tikus yang diberi mikrobiota normal tidak memiliki penurunan yang signifikan pada tekanan darah.

"Temuan ini bukti lebih lanjut untuk studi lanjutan mikrobiota dalam pengembangan hipertensi pada manusia, dan mendukung peran potensial untuk probiotik sebagai pengobatan hipertensi," tulis para peneliti. "Studi menunjukkan bahwa suplementasi diet dengan probiotik (mikroorganisme menguntungkan yang ditemukan dalam usus) dapat memiliki efek sederhana pada tekanan darah, terutama di model hipertensi," katanya.


Editor: Rohmat Haryadi

Rohmat Haryadi
05-02-2017 03:14