Main Menu

Philips Indonesia: Komsumsi Sayur dan Buah Indonesia Perlu Ditingkatkan

Nur Hidayat
12-04-2018 19:57

Diskusi media tentang gaya hidup sehat bersama Yongky Sentosa Head of Personal Health Philips Indonesia. (Dok.Philips Indonesia/RT)

Artikel Terkait

Jakarta, Gatra.com – Apa perbedaan jus dan smoothie? Mungkin banyak yang tidak peduli. Tapi bagi ibu-ibu muda rumah tangga, peminat hidup sehat dan peminat gizi, dapat menjawab dengan cepat. Sekilas lalu, jus memang tampak lebih cair dibandingkan dengan smoothie. Lebih rinci lagi, ahli gizi dapat menentukan bahan makanan mana yang dapat dibuat smoothie dan yang tidak. Ada faktor kandungan serat dan air yang harus dipertimbangkan.

Tanah Indonesia subur yang kaya akan jenis buah-buah dan sayuran tentu membuat mereka yang hobi menyeruput jus dan smoothie jadi lebih gampang berkreasi. Tapi jika dilihat dari data yang beredar ternyata tingkat konsumsi buah dan sayuran nasional belum sesuai dengan anjuran. Hasil riset kesehatan dasar (Riskesdas) pada 2010 menyatakan masih banyak penduduk yang tidak cukup mengonsumsi sayuran dan buah-buahan.

Data Riskesdas 2013 juga menemukan sebanyak 93,5% penduduk berusia lebih dari 10 tahun mengonsumsi sayuran dan buah-buahan di bawah anjuran. Padahal, konsumsi sayuran dan buah-buahan merupakan salah satu bagian penting dalam mewujudkan gizi seimbang.

“Kami memahami bahwa tidak semua orang, terutama anak-anak, gemar mengonsumsi sayur ataupun buah-buahan," kata Yongky Sentosa, Head of Personal Health Philips Indonesia, Rabu (11/4). Sebab itulah masyarakat memerlukan bantuan atau pun dorongan agar target tersebut dapat dicapai. Sebagai perusahaan yang berorientasi pada gaya hidup sehat, Philips, tutur Yongky, selalu berusaha menyodorkan solusi masalah ini dengan berbagai produknya.

Salah satunya, mereka meluncurkan Duravita Tritan Jar HR 2157, blender terbaru dengan pisau dengan teknologi ProBlend 5 dan daya motor kuat. Duravita di klaim dapat menghancurkan es batu 20% lebih cepat dan memiliki material Tritan yang 20x lebih tahan pecah dibandingkan jar plastik biasa.

Kehadiran aneka macam blender ini juga dapat membuat para ibu rumah tangga memilki strategi dan keterampilan yang lebih leluasa dalam mengolah buah dan sayuran untuk keluarga. “Meng1onsumsi buah dan sayur dalam bentuk smoothie atau jus membantu kita dalam mencukupi kebutuhan serat dan vitamin untuk tubuh. Kita perlu mengetahui jenis-jenis dan kandungan buah atau sayuran apa yang cocok untuk dikonsumsi dalam bentuk smoothie maupun jus. Dengan begitu kita bisa berkreasi membuat paduan buah dan sayur untuk menghindari rasa bosan," tutur Jansen Ongko, ahli gizi yang hadir dalam acara.

Jika, warga biasa saja memerlukan tambahan gizi, apalagi atlet olahraga. Sebab itulah, Philip juga menghadirkan atlet cabang olahraga panahan, Dellie Threesyadinda, yang berbagi resep serta tips hidup sehat melalui konsumsi buah. “Bagi seorang atlet, menerapkan gaya hidup sehat merupakan suatu keharusan, terlebih lagi saat menjelang pertandingan. Selain menjaga fisik dengan latihan cardio, jogging dan mengonsumsi vitamin, jenis dan banyaknya asupan juga memegang peran penting bagi saya dalam menjaga stamina agar tetap sehat dan bugar," kata Dinda, begitu ia disapa.


Reporter: Nur Hidayat

Nur Hidayat
12-04-2018 19:57