Main Menu

Gara-gara Ulat Pohon Ek, Kolam Renang dan Taman Kanak-kanak di Jerman Ditutup

Aries Kelana
14-06-2018 19:56

Ilustrasi wabah ulat.(Shutterstock/re1)

Cologne, Gatra.com -- Wabah ulat dari pohon ek menyerang Jerman. Rambut ulat cukup panjang dan dapat menyebabkan ruam dan gangguan pernapasan. Kondisi tersebut telah memaksa beberapa fasilitas pendidikan ditutup sementara, termasuk kolam renang dan taman kanak-kanak ditutup selama beberapa minggu.


Menurut surat kabar Rheinische Post (9/6/2018), sekitar 70% dari sekitar 250 pohon ek di kawasan perumahan Cologne ini dikerubungi ulat dan larvanya. Kota-kota lain di North Rhine-Westphalia dan Bavaria bagian barat telah memagari pepohonan dan menutup sebagian taman dan lahan sekolah untuk melindungi warga dari para perayap yang menyeramkan ini.

"Sama buruknya," Wolfgang Auler dari perusahaan pengendali hama yang bermarkas di kota Velber.

Ngengat pohon ek memiliki rambut panjang yang setae. Setae mengandung thaumetopoein, protein yang mengiritasi dan dapat menyebabkan ruam, pembengkakan dan masalah pernapasan. Setae sangat berbahaya bagi mereka yang memiliki masalah alergi atau asma dan dapat mematikan dalam beberapa kasus.

"Ini sudah terjadi pada orang sehat," kata Peter Schütz, juru bicara Kementerian Lingkungan Hidup di North Rhine-Westphalia. "Risikonya secara signifikan lebih besar dengan manula, anak-anak dan orang-orang dengan alergi."

Sebelum menyerang Jerman, Inggris juga telah mengalami serangan serupa dari spesies ulat ini pada akhir April lalu.


Editor: Aries Kelana

 

Aries Kelana
14-06-2018 19:56