Main Menu

Kematian Akibat Overdosis Meningkat di Eropa

Umaya Khusniah
18-06-2018 16:26

Ilustrasi Over Dosis. (Dok. Pixabaya/FT02)

Jakarta, Gatra.com - European Monitoring Center for Drugs and Drug Addiction (EMCDDA) atau Pusat Pemantauan Obat dan Narkoba Eropa baru-baru ini mengeluarkan laporan terbarunya terkait kematian akibat over dosis. Data tersebut menyebutkan sebanyak 9.198 kematian terjadi akibat over dosis pada tahun 2016. Angka ini meningkat 4% dibanding tahun 2015 yang hanya 8.749 kematian.

 

Yang menjadi biang kerok utama kematian overdosis ini adalah heroin dan opioid lain. Penggunaan heroin dan opioid lain ini sering dikombinasikan dengan zat lain seperti alkohol dan benzodiazepin

Dari laporan tersebut, seperti dikutip dari www.univadis.co.id, juga menyebutkan ganja juga merupakan obat terlarang yang paling banyak digunakan di Eropa. EMCDDA juga menyebutkan sebanyak 17,2 juta jiwa dengan kisaran umur 15-34 tahun mulai menggunakan ganja pada tahun lalu.

Masih dalam laporan yang sama juga menyebutkan adanya peningkatan jumlah pasien di unit perawatan khusus pertama yang terkait kokain. Sorotan lain juga menyebut benzodiazepin baru yang tidak diizinkan sebagai obat di Uni Eropa.

Saat ini EMCDDA sedang memantau 23 benzodiazepin baru termasuk tiga yang terdeteksi untuk pertama kalinya di Eropa pada tahun 2017. Diperkirakan bahwa sekitar 40% dari 23 benzodiazepin masuk pengobatan untuk penggunaan opioid primer.

Sebagai informasi, saat ini ada sekitar 38 opioid sintetis baru telah terdeteksi di pasar obat Eropa sejak 2009. Sebanyak 13 diantaranya terdeteksi pada tahun 2017. 


Reporter : Umaya Khusniah

Editor : Sandika Prihatnala

 

Umaya Khusniah
18-06-2018 16:26