Main Menu

Sikap Religius Ternyata Bisa Bikin Umur Lebih Panjang, Ini Penelitiannya

Umaya Khusniah
19-06-2018 16:31

Laura Wallace, seorang peneliti doktoral bidang psikologi dari Ohio State University (psy.ohio-state.edu/yus4)

Jakarta, Gatra.com - Baru baru ini, sebuah penelitian menunjukkan bahwa agama dapat memperpanjang harapan hidup seseorang kurang lebih empat tahun. Adalah Laura Wallace, seorang peneliti doktoral bidang psikologi dari Ohio State University yang memimpin penelitian ini.

 

Tidak tanggung-tanggung, ia melakukan dua penelitian sekaligus. Penelitian pertama Wallace dan rekannya menganalisis 505 obituari yang diterbitkan dalam Daftar Des Moines antara Januari hingga Februari 2012. Penelitian kedua, ia menganalisis 1.096 obituari yang diterbitkan online di 42 kota besar di Amerika Serikat antara Agustus 2010 hingga Agustus 2011.

 

Dari kedua penelitiannya, Wallace tidak hanya meneliti mengenai jenis kelamin dan status perkawinan tapi juga kegiatan sosial keagamaan yang diikuti oleh orang-orang tersebut. Dalam studi yang pertama, menunjukkan bahwa penganut agama hidup lebih lama sekitar 9,45 tahun dibanding mereka yang tidak memiliki afiliasi agama dalam obituari mereka.

 

Setelah diperhitungkan bersama jenis kelamin dan status perkawinan mereka, didapatkan hasil jika rata-rata orang dengan agama, hidup 6,48 tahun lebih lama daripada yang tidak beragama. Sementara dalam studi yag kedua, awalnya didapatkan angka 5,64 tahun. Artinya tanpa mempertimbangkan jenis kelamin dan status perkawinan, orang yang hidup dengan agama memiliki umur 5,64 tahun lebih panjang dari yang tidak.

Setelah memasukkan pertimbangan jenis kelamin dan status perkawinan, didapat angka 3,82 tahun lebih panjang pada orang yang hidup dengan agama. “Afiliasi agama memiliki efek yang hampir sama kuat pada umur panjang seperti halnya gender, yang merupakan masalah tahun-tahun kehidupan,”  ujar Laura Wallace.

Menanggapi hasil penelitian ini, Baldwin Way, rekan peneliti dan juga profesor psikologi di kampus yang sama mengatakan seseorang yang menganut agama dapat menahan diri dari kegiatan yang tidak sehat seperti konsumsi narkoba dan juga alkohol.

Selain itu, dalam agama banyak kegiatan-kegiatan yang dapat mengurangi stres yang ujungnya dapat meningkatkan kesehatan. Kegiatan yang dimaksud antara lain rasa syukur, doa dan meditasi. “Studi ini memberikan bukti persuasif bahwa ada hubungan antara partisipasi agama dan berapa lama seseorang hidup,” ujar Way.


 

Reporter: Umaya Khusniah

Editor: Hendri Firzani 

Umaya Khusniah
19-06-2018 16:31