Main Menu

Studi Terbaru: Kacang-kacangan Bisa Turunkan Kadar Gula Darah

Aries Kelana
20-06-2018 23:15

Kacang lentil.(Ist/re1)

Ottawa, Gatra.com -- Ingin cara gampang menurunkan kadar gula Anda lebih dari 20%? Konsumsilah lentil – sejenis kacang-kacangan -- sebagai pengganti kentang atau beras.

 
Prof Alison Duncan ilmuwan dari Department of Human Health and Nutritional Sciences, and Dan Ramdath, ilmuwan dari Agriculture and Agri-Food, Ottawa, Kanada, menemukan bahwa menukar setengah porsi nasi atau kentang dengan kacang-kacangan dapat secara signifikan meningkatkan respons tubuh terhadap karbohidrat.

"Kacang-kacangan adalah makanan yang sangat padat gizi yang memiliki potensi untuk mengurangi penyakit kronis yang terkait dengan kadar glukosa yang salah urus," kata Duncan, seperti dikutip situs sciencedaily.com (13/6/2018).

"Kanada memiliki produksi lentil yang besar, tetapi kami mengekspor sebagian besar dan hanya 13 persen orang Kanada yang memakannya setiap hari," kata Duncan. "Kami berharap penelitian ini akan membuat orang lebih sadar akan manfaat kesehatan dari makan kacang."

Dalam studi yang dipublikasikan dalam Journal of Nutrition, periset melibatkan 24 orang dewasa yang sehat yang diberi empat hidangan - hanya nasi putih, setengah nasi putih dan setengah lentil hijau besar, setengah nasi putih dan setengah lentil hijau kecil, dan setengah nasi putih dan setengah split lentil merah.

Peneliti lalu mengukur kadar glukosa dalam darah peserta sebelum mereka makan dan selama dua jam sesudah makan. Mereka mengulangi proses untuk kentang putih saja dan kombinasi kentang dan lentil yang sama.

"Kami mencampur lentil dengan kentang dan nasi karena orang-orang biasanya tidak memakan kacang saja , tetapi mengkonsumsinya dengan pati lain sebagai bagian dari makanan yang lebih besar, jadi kami ingin hasilnya mencerminkan itu," sambung Duncan.

Hasilnya, glukosa darah turun dengan jumlah yang sama ketika setengah dari pati diganti dengan masing-masing dari tiga jenis lentil. Lentil dapat memperlambat pencernaan dan melepaskan gula yang ditemukan dalam pati ke dalam aliran darah. Pada akhirnya mengurangi kadar glukosa darah.

"Penyerapan lebih lambat berarti Anda tidak mengalami lonjakan glukosa,” tutur Duncan.


Editor: Aries Kelana

 

 

 

Aries Kelana
20-06-2018 23:15