Main Menu

Ilmuwan Amerika Serikat Temukan Protein Penyebaran Kanker

Aries Kelana
25-06-2018 05:38

Ilustrasi Kanker. (Pixabay/FT02)

Wisconsin, Gatra.com -- Para peneliti di University of Wisconsin-Madison, Amerika Serikat, menemukan protein yang membantu sel kanker menyebar. Protein itu bernama Munc13-4. Protein tadi membantu sel-sel kanker mengeluarkan sejumlah besar exosomes-kecil -- paket-paket yang terikat dengan membran yang mengandung protein dan RNA yang menstimulasi perkembangan tumor.

Penelitian, yang akan dipublikasikan 21 Juni di Journal of Cell Biology, dapat mengarahkan ilmuwan dan industri farmasi untuk mengembangkan obat baru yang menghentikan pertumbuhan tumor dan metastasis dengan menghentikan produksi yang berlebihan.

Menurut studi tersebut, kadar Munc13-4 sering meningkat pada tumor  payudara, pankreas, dan tumor paru-paru. Di lain pihak, sel kanker paru dan pankreas meningkatkan tingkat Munc13-4 mereka dan melepaskan lebih banyak eksosom ketika mereka menjadi lebih agresif.

Thomas F.J. Martin, salah satu tim peneliti, mengatakan bahwa sel-sel kanker menghasilkan sejumlah besar eksosom, yang berkontribusi terhadap perkembangan tumor dalam berbagai cara.

Sel kanker dapat mentransfer onkogen yang menyebabkan kanker ke sel tetangga yang masih normal untuk meningkatkan proliferasi mereka. Selain itu, sel kanker juga mengandung protein yang mengatur ulang lingkungan sel-sel kanker dan memungkinkan mereka menyebar ke jaringan lain yang normal. Kemudian, sel kanker juga  berisi faktor sinyal yang mengganggu kemampuan tubuh untuk memasang respons kekebalan terhadap tumor.

Thomas F.J. Martin -- m bersama Scott W. Messenger --- juga menemukan kalsium yang sering meningkat pada sel kanker itu menstimulasi sekresi eksosom dari sel kanker payudara yang agresif. Pengeluaran eksosom tergantung pada protein pengikat kalsium yang disebut Munc13-4. Menurutnya, menghapus protein ini, atau menggantinya dengan versi mutan yang tidak dapat mengikat kalsium, mencegah sel kanker payudara melepaskan eksosom sebagai respons terhadap kalsium.

“Secara keseluruhan, kami berpikir bahwa peningkatan ekspresi Munc13-4, dikombinasikan dengan kadar kalsium yang tinggi, mendorong pelepasan eksosom yang ditingkatkan oleh sel kanker yang sangat agresif, dan bahwa Munc13-4 adalah target potensial untuk intervensi terapeutik,” kata Martin.

Eksosom terbentuk di dalam organel seluler besar yang disebut badan multivesicular. Organel-organel ini kemudian bergabung dengan membran plasma sel untuk melepaskan eksosom di luar sel. Messenger dkk. menemukan bahwa Munc13-4 bekerja dengan protein lain yang disebut Rab11 untuk mempromosikan perkembangan tubuh multivesikular yang mampu bergabung dengan membran plasma dan melepaskan eksosom.

Eksosom yang dilepaskan dari sel kanker membawa enzim yang disebut MT1-MMP, yang mendegradasi matriks ekstraseluler di sekitar sel kanker. Ini membantu sel-sel kanker menyebar ke seluruh tubuh untuk membentuk tumor metastatik sekunder.


Editor: Aries Kelana

 

 

Aries Kelana
25-06-2018 05:38