Main Menu

Respon Temuan BPOM, Ketua DPR; Kalau Perlu Produk SKM Ditarik Dari Pasar

Wem Fernandez
05-07-2018 14:51

Ilustrasi Susu Kental Manis (SKM). (Shuttestock/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendesak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menjelaskan kepada publik ihwal temuan mengejutkan susu kental manis (SKM). SKM yang selama ini dikonsumsi masyarakat justru menimbulkan diabetes,  bukan produk susu bernutrisi untuk menambah asupan gizi.

”Mendorong BPOM untuk menjelaskan secara komprehensif mengenai pernyataan tersebut, mengingat di setiap kemasan terdapat label dari BPOM,” ujar Bamsoet di Jakarta, Kamis, (5/7).

Selain itu, Bamsoet juga meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) agar melakukan kajian terhadap semua produk SKM dan berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag).

“Jika diperlukan, seluruh SKM ditarik dari peredaran di pasaran,” katanya.

Lebih lanjut Bamsoet juga mengendus adanya kemungkinan penipuan di balik label SKM. Mantan ketua Komisi Hukum DPR itu pun meminta Polri melakukan kajian mendalam atas temuan BPOM.

“Mendorong Kepolisian untuk mengkaji secara mendalam motif di balik pernyataan BPOM untuk dapat membuktikan kebenarannya, serta melakukan tindakan tegas terhadap produsen SKM. Jika pernyataan BPOM terbukti benar, maka penipuan ini bisa dikenai UU Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen,” ucapnya.

Bamsoet juga mengharapkan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) bisa memberikan pemahaman ke masyarak tentang pentingnya melakukan class action atau gugatan dalam persoalan itu.

“Mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi SKM sampai ada penjelasan resmi dari pihak produsen SKM, mengingat negara memiliki kewajiban untuk menjaga kesehatan masyarakat,” tutup Bamsoet.


Reporter : Wem Fernandez 

Editor: Rosyid

Wem Fernandez
05-07-2018 14:51