Main Menu

FKUI Ditunjuk Sebagai Kordinator Wilayah Asia Tenggara dalam Asosiasi Institusi Kedokteran Dunia

Aries Kelana
06-07-2018 20:39

Ari F Syam(kanan) dalam pertemuan di AAHCI. (Dok FKUI/re1)

Jakarta, Gatra.com -- Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) resmi terpilih menjadi Koordinator The Association of Academic Health Centers Internasional (AAHCI) untuk wilayah Asia Tenggara. FKUI menggantikan posisi National University of Singapore, Singapura. Itu diputuskan dalam pertemuan Association of Academic Health Centers International (AAHCI), di Washington, Amerika Serikat, Selasa lalu (3/7/2018).

AAHCI merupakan asosiasi institusi pendidikan kedokteran dunia yang berkantor pusat di Washington DC, Amerika Serikat. Dengan terpilihnya FKUI, maka Regional Office AAHCI wilayah Asia Tenggara – yang sebelumnya dipegang oleh National University of Singapore – per tanggal 1 Juli 2018 secara resmi berkantor di FKUI Kampus Salemba. Dalam menjalankan tugasnya sebagai AAHCI Southeast Asia Regional Office, Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB (Dekan FKUI) akan menjadi Koordinator AAHCI di wilayah Asia Tenggara. Sementara itu, Dr. dr. Budi Iman Santoso, SpOG(K) akan bertindak sebagai Regional Ambassador yang memiliki peran sebagai juru bicara AAHCI di wilayah Asia Tenggara.

Menurut rilis yang diterima Gatra.com (6/7/2018), FKUI dapat bertukar informasi kasus medis beserta penanganan terbaik dalam kapasitas memperkaya ilmu kedokteran di Indonesia dan wilayah Asia Tenggara, mengembangkan peluang kerja sama jaringan regional - internasional, serta mampu memperdalam kurikulum kesehatan guna peningkatan sistem kesehatan dan pendidikan kedokteran di Tanah Air.

Ari menuturkan bahwa pihaknya sangat antusias menjadi perwakilan AAHCI di Asia Tenggara. Menurutnya, AAHCI merupakan institusi yang sangat penting dalam mendukung perkembangan sistem kesehatan akademik bagi UI dan pendidikan kedokteran di FKUI. "Saya berharap dengan kehadiran regional office AAHCI di Indonesia, akan membuka jalan bagi anggota AAHCI lainnya, khususnya di Indonesia, untuk dapat mengembangkan Academic Health System di universitasnya masing-masing,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ari menyampaikan peluang FKUI didalam memimpin wilayah Asia Tenggara akan dimanfaatkan sebaik mungkin demi memajukan pendidikan kedokteran di Indonesia dan menjadi pemacu semangat perguruan tinggi lainnya bahwa Indonesia telah diperhitungkan di kancah internasional.

Tanggung jawab ini menjadi sebuah kesempatan emas bagi FKUI. Diharapkan melalui partisipasi aktif FKUI di jaringan internasional ini dapat mendukung upaya FKUI dalam menyelanggarakan pendidikan kedokteran bertaraf internasional serta meningkatkan derajat kesehatan dan kualitas hidup masyarakat Indonesia.

Di wilayah Amerika Serikat dan benua lainnya telah bergabung 140 perguruan tinggi dimana sejumlah anggota di wilayah Asia Tenggara diantaranya : National University of Singapore ; University of The Philippines Manila dan University of Malaya. Di Indonesia sendiri, terdapat tiga universitas yang tergabung ke dalam AAHCI, yaitu UI, Universitas Gadjah Mada dan Universitas Airlangga.


Editor: Aries Kelana

 

Aries Kelana
06-07-2018 20:39