Main Menu

Siapkan pengetahuan sebelum masa kehamilan

Umaya Khusniah
28-07-2018 15:05

dr. Reisa Broto Asmoro (kiri), Riescha Puri Gayatri (tengah) saat talk show Smart Parenting. (GATRA/Umaya Khusniah/RT)

Jakarta, gatra.com - Banyak persiapan yang harus dilakukan orang tua selama masa kehamilan dan merawat bayi. Hal ini dengan tujuan agar orang tua tahu apa saja yang kemungkinan akan mereka hadapi nanti.

Demikian ungkap dr Reisa Broto Asmoro, dokter sekaligus presenter Dr. Oz Indonesia. "Supaya tenang saat menghadapi masalah, banyak baca dulu untuk persiapan diri," ujarnya usai acara Talkshow Parenting "101 Perawatan Bayi" di Jakarta Convention Center Sabtu (28/7).

Menurut Reisa, sebaiknya tak hanya calon ibu yang banyak menggali pengetahuan mengenai kehamilan dan perawatan bayi. Suami dan orang tua - mertua juga sebaiknya ikut dilibatkan. Hal ini agar supaya tercipta kesepahaman antara orang tua dan calon orang tua.

Selama ini banyak ibu baru merasa berseberangan pengetahuan dengan orang tua dan mertua. Dengan sama-sama belajar dan menggali ilmu, diharapkan perbedaan pengetahuan ini akan semakin tereliminasi.

Semetara menurut Riescha Puri Gayatri, penyusun buku 101 Perawatan Bayi, sebelum menghadapi perbedaan pengetahuan dengan orang tua dan mertua, sebaiknya calon ibu menghindari sifat defensif. Hal ini karena pada dasarnya apa yang dilakukan orang tua - mertua demi kebaikan ibu dan bayi. "Ketika kita tidak defensif, maka saat tidak dengan saran mereka, kita bisa menolak dengan cara yang lebih baik," ujarnya dalam acara yang sama.

Riescha meyakini, saat calon ibu atau ibu baru menyampaikan pengetahuan yang baru dengan lebih cara yang lebih baik, maka orang tua - mertua akan lebih mudah menerima. Apalagi ditambah dengan ilmu yang sumbernya jelas dan kredible.

Reisa memberikan saran untuk menjembatani perbedaan pengetahuan antara calon ibu dengan orang tua - mertua, dengan melibatkan mereka dalam usaha menambah pengetahuan. Bisa dengan sharing buku pengetahuan atau dengan mengajak mereka saat berkonsultasi dengan dokter kandungan ataupun dokter anak. "Orang tua akan lebih mudah menerima pengetahuan ini karena berasa dari pihak yang kompeten," pungkasnya. 


Reporter : Umaya Khusniah

Editor : Bernadetta Febriana

Umaya Khusniah
28-07-2018 15:05