Main Menu

Hati-Hati Terhadap Eksim Pada Bayi

Aries Kelana
17-08-2018 11:49

Ilustrasi baby diapers(shutterstock_322020959/RT)

Jakarta, Gatra.com -- Popok sekali pakai kini sering dimanfaatkan oleh ibu-ibu untuk mencegah bayi kencing dan buang air besar. Sebab, selain bisa meringankan beban ibu dalam mengurus si kecil. Tapi ingat, ada beberapa hal yang diperhatikan terhadap pemakaian popok itu.

Dokter penyakit kulit dr. Matahari Arsy, SpKK memaparkan bahwa permasalahan kulit yang sering dihadapi anak. Yaitu eksim popok. Eksim ini terjadi pada kulit di area selangkangan dan bokong bayi. Kulit bayi terlihat kemerahan hingga bruntusan.

Selain itu, ada eksim atopik yang ditandai dengan kulit kering lalu gatal, ruam kemerahan, retak kulit pada lipatan kulit, penebalan kulit, hingga eksudat (pengeluaran cairan kulit).

Tentu hal itu tak bisa dibiarkan, dan perlu perawatan. “Terapi utama yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan kulit anak adalah dengan edukasi orang tua mengenai penyakitnya, cara merawat kulit area popok, dan obat tambahan yang diresepkan sesuai kondisi eksim anak,” kata Matahari Asry dalam jumpa pers  di restoran Cikini Lima, Cikini, Jakarta Pusat, seperti rilis yang diterima Gatra.com (17/8/2018).

Perawatan disesuaikan dengan keadaan eksim saat itu, seperti derajat keparahan, luas infeksi, kondisinya kering atau basah, lokasi, serta apakah mengganggu tidur atau tidak.

Untuk eksim popok, perawatan yang dapat dilakukan bila tidak terinfeksi, yaitu dengan diberikan krim atau salep mengandung anti radang dan pasta pelindung kulit. Bila anak sudah terinfeksi maka terapi dikombinasi menggunakan krim atau salep sesuai penyebab infeksi.

Terapi lainnya mungkin perlu ditambahkan seperti obat minum sesuai kondisi anak,” ia menjelaskan. “Masyarakat sering beranggapan bahwa penggunaan sabun antiseptik, sering cuci tangan, pengolesan minyak dan bedak ke badan anak, penggunaan tisu basah, penggunaan sunscreen itu penting,” imbuh Matahari.

Tetapi faktanya, melakukan hal tersebut bila tidak dilakukan dengan tepat dapat memberikan efek yang tidak diinginkan. Penggunaan sabun antiseptik, sering mencuci tangan dan pengolesan minyak pada kulit anak yang lebih tipis dapat menimbulkan iritasi.

Pemberian bedak yang berlebihan terutama area di atas perut berbahaya bila terhirup, sedangkan pemberian sunscreen pada bayi dibawah 6 bulan lebih banyak efek samping dibandingkan dengan efek perlindungannya,” tambahnya.


Editor: Aries Kelana

 

 

 

Aries Kelana
17-08-2018 11:49