Main Menu

Siloam Hospital dan PABMI Ciptakan Rekor MURI Operasi Bibir Sumbing

didi
29-08-2018 12:47

Siloam dan PABMI Ciptakan Rekor MURI Operasi Bibir Sumbing. (Dok. Siloam Hospitals/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Menyambut Hari kemerdekan RI ke-73 tahun, Siloam Hospitals Lippo Village (SHLV), Lippo Karawaci, Tangerang, bersama Persatuan Ahli Bedah Mulut dan Maksilofasial Indonesia (PABMI) menyelenggarakan operasi celah bibir dan langit-langit mulut.  Siloam merupakan salah satu dari 17 rumah sakit di delapan provinsi dengan 45 dokter gigi spesialis yang terlibat dalam acara tersebut.

Dalam aksi sosial ini, Siloam Hospitals Lippo Village (SHLV) dipimpin oleh drg Andi Setiawan Budihardja, Sp.BM (K) selaku Ketua Tim Dokter Siloam Cleft Centre.

"Serentak dalam satu hari, sebanyak 250 pasien berhasil dioperasi di 17 rumah sakit yang tersebar di delapan provinsi,” ujar drg Andi Setiawan Budihardja, SpBM dalam keterangannya, Rabu (29/8).

Atas keberhasilan tersebut, pendiri Museum Rekor Indonesia (MURI), Jaya Suprana menyerahkan piagam MURI kepada ketua PABMI, drg. M. Syafrudin Hak, Sp.BM (K) di SHLV. Penyerahan itu disaksikan oleh seluruh pengurus PABMI, para dokter ahli spesialis bedah mulut dan direktur perwakilan dari 17 rumah sakit serta perwakilan Smile Train, organisasi non profit pendukung utama aksi sosial tersebut.

CEO SHLV, Jennifer Hendra mengatakan, bibir sumbing merupakan kondisi cacat khusus yang menyebabkan ketidak sempurnaan pada struktur bibir atau bagian langit mulut.

"Setiap tahun ada sekitar 8000 bayi di Indonesia lahir dengan kondisi bibir sumbing. Kelainan itu dapat menyebabkan gangguan estetik, mastikasi, malnutrisi dan psikososial. Seluruh operasi dilakukan tanpa ada pungutan biaya dan seluruh pasien telah menjalani operasi dengan baik,” kata Jennifer Hendra.

Keterlibatan Siloam Hospitals Lippo Village dalam aksi sosial tersebut juga didukung oleh fasilitas yang dimiliki Siloam, yaitu Siloam Cleft Center yang berdiri sejak 7 Februari 2018. Siloam Cleft Center merupakan tempat penanganan untuk anak kecil yang baru lahir dan orang dewasa yang menderita celah bibir dan langit-langit mulut untuk dioperasi atau pernah dioperasi dan menginginkan koreksi. Penanganan melibatkan dokter spesialis dari berbagai disiplin ilmu.


Reporter: Didi Kurniawan

Editor: Aries Kelana

 

didi
29-08-2018 12:47