Main Menu

Hati-hati Rokok Pun Bisa Bikin Asam Lambung Meningkat

Aries Kelana
31-08-2018 14:30

Prof Dr dr Ari Fachrial Syam SpPD-KGEH (Dok.GATRA/yus4)

Jakarta, Gatra.com -- Merokok tidak hanya terisap sampai paru-paru. Melainkan juga bisa masuk ke lambung. Itu diutarakan Prof Dr dr Ari Fachrial Syam SpPD-KGEH, gastroenterolog pada Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dalam jumpa pers yang berkaitan dengan pendirian Yayasan gastroeneterologi Indonesia di Hotel Borobudur Intercontinental, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, hari ini (31/8/2018).

Menurutnya, asap rokok yang dihisap, sebagian masuk ke lambung dan zat-zat yang ada di dalam rokok bisa mengiritasi lambung. "Zat itu juga dapat meningkatkan asam lambung." ujarnya kepada pers. 

Meningkatnya asam lambung, bisa menimbulkan dua penyakit: maag dan GERD (Gastroesophageal Reflux Disease). Maag terjadi apabila asam lambung berlebih hanya pada lambung. "Kalau GERD bila asam keluar ke kerongkongan," imbuhnya. Jika sudah mengenai kerongkongan, kerongkongan bisa terluka.

Merokok memang menjadi salah satu faktor risiko GERD, di samping usia, obesitas, kopi, obat pereda nyeri, dan alkohol. "Sebanyak 30% kasus GERD disebabkan oleh merokok," katanya. Sedangkan obat nyeri menyumbangkan 8% kasus GERD yang bisa menimbulkan luka pada lambung.

Meskipun GERD bukan termasuk penyakit mematikan, namun tetap perlu diwaspadai karena dapat memgganggu produktivitas. Tidur menjadi tidak nyaman, dan tidak dapat bekerja secara aktif. Ari pun bilang dalam survei yang dilakukannya, beberapa dokter spesialis penyakit dalam juga mengalami GERD.

Untuk itu perlu dikenali gejala-gejalanya. Ari menyebutkan beberapa di antaranya, berat badan turun, sulit menelan pada saat makan, sakit menelan, dan perut kembung. Kerongkongan terasa terbakar juga salah satu pertanda lain.


Editor: Aries Kelana

 

Aries Kelana
31-08-2018 14:30