Main Menu

Inggris Terapkan Larangan Penjualan Minuman Berenergi Kepada Anak-anak

Aries Kelana
01-09-2018 17:51

Ilustrasi - Minuman berenergi (Shutterstock/FT02)

London, Gatra.com -- Anak-anak di Inggris sebentar lagi tak bisa seenaknya mengonsumsi minuman ringanatau berenergi  semaunya. Ini karena pemerintah Inggris dikabarkan akan membuat larangan bagi toko yang menjual minuman ringan, untuk menjualminuman ringan berkaifein tinggi dan berkadar gula tinggi kepada anak-anak.

Larangan itu akan berlaku untuk minuman yang mengandung 150 miligram kafein atau lebih per liter.

Kebijakan baru tersebut karena ditengarai minuman tersebut berkaitan dengan tingginya angka obesitas dan masalah kesehatan anak-anak di negeri Big Ben belakangan ini.

"Dengan ribuan orang muda secara teratur mengkonsumsi minuman energi, sering karena mereka dijual dengan harga lebih murah daripada minuman ringan, kami akan berkonsultasi untuk melarang penjualan minuman energi untuk anak-anak," kata Perdana Menteri Theresa May dalam sebuah pernyataan seperti dikutip situs reuters.com, Kamis (30/8).

Jumlah anak dan remaja di Inggris yang minum minuman energi sekitar 50% lebih banyak daripada anak-anak di luar Inggris di benua Eropa.

Untuk keperluan pemerintah London tengah berkonsultasi guna mencari pandangan tentang masalah ini, termasuk pada usia berapa larangan itu harus diterapkan. Kebijakan tersebut hanya berlaku untuk Inggris. Sedangkan daerah Inggris Raya lainnya, seperti Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara diberi kebebasan untuk mengeluarkan peraturan tadi.

Mengantisipasi keluarnya aturan tadi, beberapa pengecer sudah melarang penjualan minuman energi untuk anak-anak berusia di bawah 16 tahun.

Lantas, bagaimana dengan di Indonesia? Akankah ada keputusan serupa?


Editor: Aries Kelana

 

Aries Kelana
01-09-2018 17:51