Main Menu

Orang Tua Harus Pintar Memilih Wadah Plastik untuk Anak

didi
02-09-2018 12:16

Ilustrasi botol plastik. (Shutterstock/photka/re1)

Artikel Terkait

Jakarta, Gatra.com- Wadah plastik seperti botol minum, kotak makan, botol plastik air mineral, gelas plastik dan susu botol telah menjadi bagian dari alat konsumsi kebutuhan sehari-hari. Wadah tersebut mengandung materi berbahaya yang dapat menimbulkan dampak yang buruk bagi perkembangan anak-anak.

 

Pakar psikologi anak, Efriyani Djuwita mengatakan, bahaya zat-zat kimia yang terkandung dalam plastik dapat mengganggu sistem saraf motorik anak yang dampaknya akan terlihat dalam jangka waktu yang panjang . Serta yang paling berbahaya lagi adalah potensi terkena penyakit kanker.

Materi plastik terdiri atas berbagai bahan kimia (monomer) yang dalam kondisi tertentu, kontak antara plastik dan makanan bisa menyebabkan migrasi (perpindahan) bahan-bahan kimia dari wadah ke makanan.

Migrasi tersebut terjadi akibat pengaruh suhu panas makanan, penyimpanan, atau proses pengolahannya yakni makin tinggi suhu maka semakin tinggi kemungkinan terjadi migrasi.

Lamanya waktu penyimpanan makanan juga berpengaruh terhadap perpindahan materi berbahan kimia ini sehingga sangat berbahaya bagi kesehatan terutama bagi perkembangan anak-anak.

Efriyani mengatakan, saat ini para orang tua harus lebih waspada dalam memilih wadah untuk menyimpan makanan dan minuman untuk anak-anaknya, saya menganjurkan untuk tidak menggunakan wadah berbahan plastik karena potensi bahaya zat kimianya dapat mempengaruhi perkembangan sistem motorik anak untuk jangka panjang.

"Beberapa gejala yang dapat terjadi yaitu seperti gangguan konsentrasi pada anak, kemampuan belajar jadi menurun, pertumbuhan fisik yang lebih lambat, dan yang paling berbahaya adalah penyakit kanker," katanya dalam keterangan yang diterima Gatra.com, Minggu (2/9).

Efriyani menjelaskan, berkaitan potensi bakat anak, kreatifitas juga sangat tergantung pada kesehatan anak, para orangtua harus selektif dalam memilih produk wadah makanan dan minuman yang terbaik dan aman untuk anak-anak, salah satu cara untuk mengembangkan kreatifitas anak adalah dengan memberikan banyak stimulasi sesuai dengan tahapan perkembangan anak.

“Contoh yang dapat dilakukan adalah mengajak anak untuk membuat kreasi makanannya sendiri dengan memilih wadah makanan atau minuman kesukaannya, para orangtua harus memperhatikan kualitas dari wadah pembekalan anak, semakin menarik, anakpun semakin tertarik untuk makan dan minum,” kata Efriyani.



Reporter: Didi Kurniawan

Editor: Birny Birdieni

didi
02-09-2018 12:16