Main Menu

Ini Tanaman Yang Diklaim Bisa Atasi Obesitas. Mau Coba?

Aries Kelana
04-09-2018 10:32

Buah Camu-camu (Myrciaria dubia) (Shutterstock/FT02)

Quebec, Gatra.com -- Ada harapan baru buat penderita obesitas. Mereka bisa menurunkan berat badan hanya mengonsumsi buah camu-camu (Myrciaria dubia). Buah ini dianggap berguna B dalam memerangi obesitas dan gangguan metabolisme dengan mempengaruhi bakteri positif pada usus.

Adalah para peneliti dari Université Laval's Faculty of Medicine, Kanada, baru-baru ini menyelidiki manfaat potensial dari buah yang berasal dari hutan Amazon di Peru dan Brazil. Melihat potensi yang luar biasa bagi kesehatan, di Jepang, banyak dijumpai budidaya camu-camu.

Seperti dilansir situs medicalnewstoday.com (4/9), Prof. André Marette, menggarap riset untuk mengetahui apakah camu-camu dapat menyembuhkan penyakit metabolik, termasuk obesitas .

Untuk menyelidiki, ia dan timnya memberi makan tikus dengan diet tinggi lemak dan tinggi gula selama 2 bulan. Mereka memberi setengah dari ekstrak tikus camu-camu setiap hari.

Pada akhir studi, nampak tikus yang mengonsumsi ekstrak camu-camu mengalami penurunan berat badan sebanyak 50% lebih banyak daripada mereka yang tidak mengonsumsi ekstrak tersebut. Perubahan spesifik pada microbiome hewan juga diukur.

Ketika tim melihat resistensi insulin tikus, ada perubahan penting di sana juga. Toleransi glukosa dan sensitivitas insulin meningkat. Sementara itu, tingkat endotoksin dan peradangan menurun. Temuan itu dipublikasikan di jurnal Gut baru-baru ini.

Namun harus diketahui camu-camu memiliki rasa asam yang luar biasa, seperti rasa campuran ceri dan jeruk nipis.

Meski begitu manfaatnya luar biasa. Menurut Marette, camu-camu memiliki tingkat antioksidan yang tinggi, termasuk  ellagic acid (yang mungkin melindungi terhadap beberapa penyakit kronis), ellagitannins (yang dianggap dapat melindungi kesehatan vaskular), dan proanthocyanidins (zat kimia dengan berbagai manfaat kesehatan yang disarankan).

Camu-camu juga diklaim memiliki kandungan vitamin C yang mengesankan: sekitar 3.000 miligram per 100 gram; itu 20-30 kali lebih banyak daripada kiwi, sehingga bisa disebut bahwa buah-buahan itu mengandung vitamin C tertinggi daripada buah apa pun.


Editor: Aries Kelana

 

Aries Kelana
04-09-2018 10:32