Main Menu

Ilmuwan Amerika-Inggris Raih Penghargaan Terapi Genetik

Aries Kelana
05-09-2018 06:01

Samuel Jacobson.(Reuters/re1)

Lisbon, Gatra.com – Revolusi terapi genetik telah mengantarkan tujuh ilmuwan Amerika Serikat dan Inggris meraih penghargaan. Yayasan Champalimaud dari Portugal memberikan hadiah sebesar US$1,15 juta kepada mereka atas jasanya menemukan terapi gen untuk penyakit kebutaan yang langka pada anak-anak.

Hadiah tersebut merupakan hadiah terbesar sepanjang masa. Ini dikarenakan jumlahnya melebihi dari hadiah yang diberikan Hadiah Nobel Kedokteran, yaitu sebesar US$ 987.000. Hadiah Nobel Kedokteran diberikan Institut Karolinska, Swedia, setiap tahun kepada ilmuwan.

"Ini adalah yang pertama, dan masih satu-satunya contoh terapi gen yang sukses pada manusia yang mengoreksi cacat genetik warisan dan karena itu merupakan tonggak dalam terapi medis," kata Alfred Sommer, ketua tim juri yang juga Dekan Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health, Amerika Serikat.

Ketujuh ilmuwan tadi adalah Jean Bennett dan Albert Maguire; Samuel Jacobson dan William Hauswirth yang semuanya dari Amerika Serikat. Sedangkan Robin Ali dan James Bainbridge berasal dari Inggris.

Penghargaan itu diawali dari riset yang digarap Michael Redmond dari National Eye Institute, Maryland, Amerika Serikat. Ia sukses meneliti penyebab penyakit Leber congenital amaurosis (LCA). Ia berhasil mempelajarinya sampai bagaimana gen itu bermutasi.

Sedangkan 3 tim periset lainnya kemudian bekerjasama untuk menghasilkan cara bagaimana gen yang bermutasi di mata tadi bisa digantikan dengan gen yang baru. Dengan demikian, penglihatan penderita LCA bisa dipulihkan. “Ini memungkinkan semua penyakit pada manusia bisa dipulihkan dengan terapi gen,” bunyi pernyataan yayasan itu seperti dikutip situs reuters.com (5/9).

Terapi augmentasi gen yang mengantarkan mereka meraih kesukseskan itu berupa pengiriman gen yang sehat menggantikan yang rusak dengan menggunakan virus yang tidak berbahaya, yang digambarkan oleh yayasan sebagai "solusi elegan".

Yayasan Champalimaud berfokus pada penelitian ilmu saraf dan onkologi (kanker). Kantornya di Lisbon. Ada pun pendirinya adalah Antonio Champalimaud yang meninggal pada 2004. Penghargaan visi pertama diberikan pada 2006.


Aries Kelana

 

Aries Kelana
05-09-2018 06:01