Main Menu

Jadi Profesor, Ari Fahrial Syam Minta Ilmuwan FKUI Siarkan Hasil Studi Lewat Medsos

Aries Kelana
08-09-2018 12:48

Ari Fahrial Syam (ruangperiksadokter.blogspot.com/yus4)

Jakarta, Gatra.com - Ari Fahrial Syam dikukuhkan sebagai Profesor di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, yang berlangsung di FKUI, Jalan Salemba, Jakarta Pusat, Sabtu (8/9). Dalam pidatonya, ia menyoal soal hoax. "Banyak masyarakat mudah percaya atas informasi yang disebarkan melalui gadget tersebut dalam bentuk media sosial," katanya. 

 

Di sisi lain  tidak banyak kalangan kedokteran yang memanfaatkan media sosial ini secara optimal untuk menyampaikan hasil penelitian yang dapat bermanfaat untuk masyarakat.

Setiap hasil penelitian pada institusi pendidikan kedokteran baik untuk pendidikan S1, S2 atau S3 termasuk pendidikan spesialis dan subspesialis selalu menyebut manfaat penelitian tersebut untuk masyarakat. Berbagai penelitian baik, penelitian in vitro, in vivo, penelitian tranlasional serta uji klinis telah dilakukan oleh institusi pendidikan kedokteran kita.

Upaya-upaya yang dilakukan untuk mencari patogenesis terjadinya suatu penyakit, alat diagnostik baru, terapi baru dengan herbal atau berbagai uji klinis termasuk yang menggunakan sel punca telah dilakukan oleh FKUI. "Tapi sayangnya tidak banyak informasi tersebut yang sampai kepada masyarakat," ujarnya.

Disisi lain banyak pihak untuk kepentingan pribadi atau perusahaan swasta memanfaatkan media sosial ini untuk menjual produk yang masih dipertanyakan bukti klinis atas penggunaan produk tersebut.

Oleh karena itu, kata Ari, kalangan akademisi dan medis harus juga memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan pesan sehat yang jelas bukti klinisnya.

"Alhamdulillah mahasiswa baru FKUI 2018 sudah kami minta untuk memulai menyampaikan pesan sehat melalui media sosial pada saat Pengenalan Sistem Akademik Fakultas (PSAF). Saya melihat telah muncul flyer yang dihasilkan oleh mahasiswa baru FKUI yang mengklarifikasi berita hoaks yang ada di tengah masyarakat dan himbauan untuk hidup sehat," kata Ari yang juga Dekan FKUI.

Hanya dengan berbagai upaya preventif dan promotif kami dapat mengubah pembiayaan di bidang kesehatan saat ini yang semakin membesarkan lebih dalam program kesehatan nasional.


Aries Kelana

Aries Kelana
08-09-2018 12:48