Main Menu

Nyaris 80% Penderita HIV di Wamena Tak Lapor Rutin Menerima Obat

Birny Birdieni
11-09-2018 18:11

Ilustrasi.(Shutterstock/re1)

Artikel Terkait

Wamena, Gatra.com- Dari 570-an penderita HIV/AIDS di Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua, data pemerintah dan Komisi Perlindungan Aids menyebut sekitar 400 orang atau nyaris 80% diantaranya tidak rutin melapor dan membawa obat ARV.

 

Menurut Sekretaris Daerah Lanny Jaya, Christian Sohilait, angka penderita itu tersebar di berbagai distrik berbeda. "Dari jumlah ini yang aktif melapor dan ambil obat tidak lebih dari 200-an," kata Christian dikutip dari Antara, Selasa (11/9).

Adapun penderita yang tidak melapor itu tersebar dimana-mana. "Sehingga kita anggap sebagai lost follow up (hilang kontak) ," kata Christian menjelaskan.

Nah untuk memastikan status atau keberadaan orang dengan AIDS (ODHA) yang tidak rutin melapor dan mendapatkan obat itu, Pemkab berencana memanggil kepala-kepala kampung di Lanny Jaya.

Namun sebelum memanggil kepala-kepala kampung, Pemkab dan KPA mulai memisahkan data ODHA antara penderita yang terdeteksi di bawah 2015 dan yang terdeteksi di atas tahun 2015.

Christian menyebut kalau pihaknya akan mengecek data penderita dari kategori nama pasien dan asal kampung. "Lalu kita panggil kepala kampung dan tanya apakah penderita masih hidup atau tidak. Jika masih ada, kita bisa tolong," katanya.

Dari pertemuan bersama kepala kampung nanti, Pemkab berharap akan menerima informasi tentang hambatan yang menyebabkan warga ODHA tidak rajin memeriksakan diri dan membawa obat.

"Kalau karena malu datang membawa obat, atau secara fisik pasien ini tidak bisa berdiri atau dia tidak punya transport dari tempat asal ke Tiom, kita bisa ambil langkah, apakah buka pos atau apalah," pungkas Christian.


Birny Birdieni

Birny Birdieni
11-09-2018 18:11