Main Menu

Ini Harapan Baru Bagi Yang Punya Masalah Pada Tulang

Aries Kelana
24-09-2018 11:41

Ilustrasi sel tulang.(Shutterstock/re1)

Stanford, Gatra.com -- Peneliti Fakultas Kedokteran Universitas Stanford, Amerika Serikat, berhasil menemukan sel punca yang mengarah pada sel tulang dan sel tulang rawan. Itu didapat dalam studinya pada tulang bayi dan orang dewasa. Sudah suskes dicoba pada tikus. Hasil risetnya dipublikasikan dalam Jurnal Cell.

 

Menurut ketua peneliti Michael Longaker,  gangguan pada tulang, baik karena faktor keturunan atau karena kecelakaan serta bedah, membutuhkan terapi yang menelan ongkos yang mahal.

"Kami percaya bahwa dengan mengidentifikasi sel tulang manusia dan memaparkan peta garis keturunannya akan memungkinkan dokter melakukan diagnosis molekuler dan pengobatan penyakit tulang," kataya seperti dikutip situs sciencedaily.com (20/9).  

Dengan teknologi tersebut, tulang yang sudah rapuh akibat penyakit osteoporosis misalnya, bisa disembuhkan dengan terapi ini. Begitu pula osteoartritis atau pengapuran sendi bisa diatasi dengan cara ini.

Sebagai contoh, tulang pada tikus dan manusia memang dapat pulih dari kerusakan kecil hingga sedang, tetapi jaringan tulang rawan orang dewasa memiliki sedikit kemampuan untuk melakukan proses regenerasi. 

Dalam studinya, Longaker dan kolaboratornya mengatasinya dengan mengidentifikasi dan mengarakterisasi sel punca tulang manusia, termasuk tulang sendi dan tulang rawan. di berbagai jaringan.

Lewat riset Longaker, sel-sel yang dapat diperbarui kembali atau multipoten ini hadir di kedua jaringan sumsum tulang manusia janin dan dewasa dan dapat berasal dari induced pluripotent stem cells (iPSCs). Dengan cara tersebut, para peneliti menciptakan peta garis keturunan dari pembentukan jaringan sel tulang pada manusia.


 Aries Kelana

 

Aries Kelana
24-09-2018 11:41