Main Menu

Deteksi Kanker Payudara di Rumah

Umaya Khusniah
25-09-2018 22:33

Ilustrasi.(Shutterstock/re1)

Jakarta, Gatra.com - Kanker payudara masih menjadi momok menakutkan terutama bagi kaum hawa. Banyak yang terlambat menyadari jika ia menderita kanker payudara. Padahal kanker ini merupakan kanker yang bisa dideteksi sendiri sebelum meminta bantuan medis.

 

 

Menurut dr. Rachmawati, Sp.B(K) Onk dari rumah sakit Pondok Indah-Bintaro Jaya di kawasan Senayan City pada Selasa (25/9) mengatakan setidaknya ada beberapa cara yang bisa dilakukan di rumah untuk detekai awal adanya kanker payudara.

Pertama dengan bantuan cermin. Saat bercermin, perhatikan bentuk kedua payudara. Jika perbedaanya terlalu mencolok, maka patut diwaspadai. Namun sebenarnya, bentuk payudara tidak sama persis anatar kanan dan kiri. Sebaiknya, wanita rutin melihat payudara melalui cermin. Hal ini akan digunakan sebagai pembanding dengan sesi bercermin selanjutnya.

Cara kedua dengan meletakkan tangan di belakang kepala, sementara siku dihadapkan ke depan. badan dibungkukkan kurang lebih 30 derajat. Lakukan sambil tetap bercermin. Lihat apakah terdapat berbedaan bentuk di payudara melalui cermin.

Posisi lain yang bisa dilakukan adalah dengan berkacak pinggang sambil mengkontraksikan dada. Tetap amati ada tidaknya perubahan bentuk atau tonjolan dari payudara melalui pantulan bayangan pada cermin.

Selain dengan bantuan cermin, deteksi ada tidaknya benjolan pada payudara dalat dilakukan dengan menekan payudara dengan tiga jari. Posisi yang dapat dilakukan antara lain dengan mengangkat salah satu tangan dan meletakkan telapak tangan di bawah tengkuk.

Jika akan mendeteksi payudara sisi kanan, maka yang diangkat adalah tangan kanan sementara tiga jari tangan kiri meraba dan menekan payudara kanan. Lakukan hal yang sama untuk payudara sebelahnya.

Selain dengan mengangkat tangan, posisi lain yang bisa dilakukan untuk mendeteksi payudara melalui rabaan dan tekanan adalah dengan berbaring. Telentangkan tubuh sambil tiga jari meraba dan menekan payudara untuk merasakan adakah benjolan.

Bila jari merasakan adanya benjolan yang tidak sewajarnya,sebaiknyta segera memeriksakan diri ke dokter atau rumah sakit terdekat. Jika tidak ada benjolan, Rachmawati menyarankan tetap lakukan pengecekan mandiri ini secara rutin. "Selain itu sebaiknya memeriksakan diri ke tenaga medis paling tidak tiga tahun sekali," ujarnya.


Umaya Khusniah

Umaya Khusniah
25-09-2018 22:33