Main Menu

Rieke D Pitaloka Dukung Pembentukan BPJS Syariah

Ervan
31-07-2015 10:49

Jakarta, GATRAnews- Anggota Komisi IX DPR Rieke Diah Pitaloka mendukung rekomendasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menginginkan BPJS kesehatan diterapkan secara syariah. Sebab, ia yakin niatan MUI tersebut didasari atas tujuan untuk kemaslahatan umat.

"Saya kira bukan untuk kepentingan bisnis berkedok kata syariah," kata Rieke lewat pesan singkat, Kamis (30/7). Rieke berharap Fatwa MUI itu harus disikapi Pemerintah sebagai regulator dan BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara jaminan sosial kesehatan.

Fatwa MUI itu, kata dia harus dijadikan sebagai sebuah kritik membangun terhadap praktek jaminan sosial kesehatan dan sistem kesehatan yang terintegrasi dari hulu ke hilir sebagai upaya memberikan hak rakyat atas kesehatan yang merupakan salah satu hak dasar yang diamanatkan konstitusi.

"Bukan mempersulit akses rakyat terhadap kesehatan seperti beberapa kasus yang memang terjadi di lapangan saat ini," ujarnya.

Selain itu, Politisi PDIP ini menilai sikap MUI tersebut bertujuan agar dana jaminan kesehatan milik peserta dipergunakan seluruhnya untuk pengembangan program dan untuk sebesar-besarnya kepentingan peserta.

"Sesuai dengan perintah Pasal 4 huruf i, UU No.24/2011 tentang BPJS. Artinya, dana tersebut haram hukumnya jika mengubah watak jaminan sosial menjadi jaminan komersial yang berujung pada komersialisasi pelayanan kesehatan negara," ucapnya.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menetapkan sistem Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tidak sesuai syariah Islam atau haram. Khususnya sistem denda 2 persen bagi peserta yang telat bayar iuran bulanan.

Selain itu MUI menilai, dari perspektif ekonomi Islam dan fiqh mu'amalah, BPJS juga tidak memenuhi syariat Islam.


Reporter: Ervan Bayu

Editor: Nur Hidayat

Ervan
31-07-2015 10:49