Main Menu

JKN: Banyak Konsumen Masih Bayar Sendiri

Rosyid
23-12-2016 20:34

Jakarta, GATRANews - Jaminan Kesehatan Nasional disiapkan sebagai perlindungan finansial untuk mengurangi biaya yang dikeluarkan pasien.  Namun dalam pelaksanaannya sejak 2014 dijumpai banyak keluhan  peserta JKN yang masih harus membayar  obat-obatan dengan berbagai alasan.

 

Penelitian Pusat Studi Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan (Center for Health Economics and Policy Studies, CHEPS) FKM UI, sebanyak 42  perse responden masih mengeluarkan biaya pribadi. Rata-rata Rp 128.000 untuk rawat jalan dan Rp 856.000 untuk rapat inap.

 

Dalam penelitian yang disampaikan dalam acara Kaleidoskop  tahun 2016, Wajah Pelayanan Obat JKN, Kamis (22/12) di Jakarta, terungkap pula  alasan mengeluarkan  biaya sendiri untuk obat  karena obat kosong, (33%) dan obat yang diresepkan  tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan (33%).

 

Proporsi responden dengan biaya pribadi untuk obat paling tinggi di Propoinsi Sulawesi Selatan (78,6%), Jawa Barat (54,3 %) dan Jawa Tengah (50%)

 

Hasbullah menyampaikan, kondisi ini terjadi akibat keterlambatan rumah sakit dan dinas kesehatan mengirimkan data kebutuhan obat kepada Kementerian Kesehatan RI.

 

"Rumah sakit dan dinkes itu belum semuanya secara aktif mau memasukan (laporan kebutuhan obat), sehingga kita mempunyai kesulitan untuk memprediksi berapa sih obat yang akan disediakan dan dipakai. Kesadaran dari para penyelenggara di lapangan belum cukup bagus, padahal dia sebetulnya berkontribusi dengan memberitahu itu," katanya.


Editor: Rosyid

Rosyid
23-12-2016 20:34