Main Menu

BPJS Kesehatan, Korlantas, dan Jasa Raharja Buat Kesepakatan

Aries Kelana
02-10-2017 21:02

BPJS Kesehatan (ANTARA/Rahmad/yus4)

Balikpapan, gatracom -- Untuk meningkatkan pelayanan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan, Jasa Raharja dan Korlantas sepakat untuk meningkatkan pelayanan khususnya pelayanan administratif dengan membangun sistem informasi berbasis teknologi informasi antara BPJS Kesehatan - Jasa Raharja - Korlantas.

Kesepakatan itu diungkapkan oleh Kepala Cabang BPJS Kesehatan Balikpapan Muhammad Fakhriza di Kantor BPJS Kesehatan, Cabang Balikpapan (2/10/2017).Kesepakatan ini juga dibuat saat diadakan Focus Group Discussion (FGD) sekaligus monitoring dan evaluasi terkait dengan pelayanan kecelakaan lalu lintas.

Kegiatan dilaksanakan di Makassar dan Balikpapan sekaligus dilakukan kunjungan ke FKRTL yaitu RSUD Kota Balikpapan, RS Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan dan RS Awal Bros Makassar (26/09).

Alur sistem informasi yang telah dibangun saat ini terus disempurnakan, sehingga hubungan antara aplikasi pembuatan Surat Eligibilitas Peserta (SEP) milik BPJS Kesehatan dengan Database Korporasi (DASI) milik PT Jasa Raharja (Persero) menjadi lebih baik. Misalnya, jika ada peserta JKN-KIS yang mengalami kecelakaan lalu lintas dan dibawa ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL), petugas lapangan PT Jasa Raharja (Persero) dapat dengan cepat mengetahui lokasi peserta tersebut dan melakukan kunjungan langsung.

'Selain itu, DASI PT Jasa Raharja (Persero) juga akan terkoneksi dengan Integrated Road Safety Management System (IRSMS) milik Korlantas Polri, sehingga dapat memonitor data kecelakaan lalu lintas secara online,” ujar Kepala Cabang BPJS Kesehatan Balikpapan Muhammad Fakhriza, dalam rilisnya yang diterima GATRANews hari ini.

Korlantas juga menyatakan komitmennya untuk penerbitan Laporan Polisi (LP) wajib dilakukan untuk semua jenis kecelakaan lalu lintas, baik tunggal maupun ganda. Pihak kepolisian akan memproses semua laporan yang masuk dan siap selama 24 jam sehari.

 

Sebagai informasi, dalam hal kecelakaan lalu lintas, penjamin pertama atas biaya pelayanan kesehatan adalah PT Jasa Raharja yang akan menanggung biaya pelayanan kesehatan maksimal Rp 20 juta, 

Apabila biaya pengobatan peserta melebihi plafon penjaminan PT Jasa Raharja, maka BPJS Kesehatan akan membayar selisih antara tarif plafon Jasa Raharja dikurangi plafon, maksimal INA-CBGs sesuai hak kelas peserta.Kami berharap, dengan adanya penguatan sinergi ini, dapat semakin memudahkan peserta JKN-KIS saat mendapatkan pelayanan di rumah sakit,” ujar Fakhriza

 

Editor: Areis Kelana

Aries Kelana
02-10-2017 21:02