Main Menu

Makin Banyak Lembaga Keuangan Bekerjasama Dengan BPJS Kesehatan

Aries Kelana
21-09-2018 07:41

Penandatanganan Kerjasama Bank Syariah Bukopin dengan BPJS Kesehatan. (Dok. BPJS Kesehatan/re1)

Jakarta, Gatra.com -- Seiring dengan berjalannya Program Jaminan Kesehatan-Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang bakal memasuki tahun kelima, BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan kian merentangkan jaringan kerja sama dengan perbankan Indonesia.

Tak hanya terkait kemudahan akses pembayaran iuran bagi peserta JKN-KIS, namun juga dalam hal menjaga likuiditas fasilitas kesehatan (faskes) mitra BPJS Kesehatan melalui Supply Chain Financing (SCF).

Program SCF merupakan program pembiayaan oleh bank yang khusus diberikan untuk membantu percepatan penerimaan pembayaran klaim pelayanan kesehatan faskes mitra BPJS Kesehatan melalui pengambilalihan invoice sebelum jatuh tempo pembayaran.

Sejumlah bank pun tertarik ikut program SCF. Yang terbaru adalah Bank Syariah Bukopin. Bank ini sudah meneken kerjasama SCF, menambah kerjasama serupa yang sudah dilakukan dengan bank syariah lain, seperti Bank Muamalat dan Bank Syariah Mandiri. Sedangkan dengan bank umum dilakukan dengan menggandeng Bank Mandiri, BNI, Bank KEB Hana, Bank Permata, Bank Bukopin, Bank Woori Saudara, Bank BJB, CIMB Niaga. Lalu sejumlah multifinance yang ikut yaitu TIFA Finance dan MNC Leasing.

“Sejumlah perbankan baik nasional maupun swasta siap memberikan manfaat pembiayaan tagihan pelayanan kesehatan melalui SCF. Ini bisa dimanfaatkan oleh fasilitas kesehatan agar arus finansial rumah sakit berjalan baik. Saat ini, BPJS Kesehatan juga sudah menjalin sinergi dengan perbankan syariah,” kata Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan Kemal Imam Santoso, seperti dalam rilisnya yang diterima Gatra.com (21/9).

 

“Dengan adanya sinergi bersama perbankan syariah ini, diharapkan manajemen rumah sakit mitra BPJS Kesehatan yang mengimplementasikan cash management dengan prinsip syariah, dapat turut memanfaatkan fasilitas SCF sehingga pelayanan kesehatan bagi peserta JKN-KIS dapat tetap berjalan optimal,” ujar Kemal.


Aries Kelana

 

Aries Kelana
21-09-2018 07:41