Main Menu

Poempida: Segera Atasi Antrean Pasien BPJS

Iwan Sutiawan
25-07-2014 09:38

Jakarta, GATRAnews - Mantan Anggota Komisi IX DPR RI Poempida Hidayatulloh mengatakan, pemerintah dan pihak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan Dharmais harus segera menyelesaikan urusan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, agar tidak terjadi lagi antrean panjang para calon penggunanya.

"Solusinya, basis-basis pelayanan kesehatan primer yang ada harus segera direvitalisasi. Penambahan jumlah tempat tidur harus menjadi 'crash program' dan prioritas utama pembangunan bidang kesehatan," nilai Poempida di Jakarta, Kamis (25/7).

Kemudian, harus segera merevisi dan menaikkan jumlah besaran biaya Penerima Bantuan Iuran (PBI), agar fasiltas kesehatan dan rumah sakit swasta dapat terlibat secara maksimal dalam program BPJS Kesehatan.

"Percepatan implementasi program dokter keluarga pun harus segera dilaksanakan. Tidak perlu lagi menunggu dua tahun. Minimal implmentasinya dapat segera dilakukan di daerah-daerah berpenduduk padat," ujar Poempida.

Terakhir, tidak boleh lagi Kementerian Keuangan melakukan pemotongan anggaran untuk program pelayanan kesehatan, karena pelayanan kesehatan itu bersifat absolut.

"Trend pemotongan anggaran Pelayanan Kesehatan ini dapat dikategorikan sebagai kejahatan kemanusiaan," tandasnya.

Berdasarkan aspirasi yang diterima di DPR, sampai saat ini banyak mengeluhkan masalah antrean tersebut dan juga tidak adanya tempat tidur yang tersedia bagi pasien rawat inap. Bunyi sinyal darurat ini sudah semakin nyaring. Tanpa respon yang cepat dan serius, akan menjadi bom waktu di kemudian hari.


Penulis: Iwan Sutiawan
Editor: Tian Arief{jcomments on}

Iwan Sutiawan
25-07-2014 09:38