Main Menu

Bayer Luncurkan Obat Baru Aflibercept

Aries Kelana
20-10-2016 14:56

Logo

Jakarta, GATRANews -- PT Bayer Indonesia meluncurkan obat diabetik mokular edema (DME) – sejenis penyakit gangguan penglihatan akibat diabetes. Nama obat itu adalah Aflibercept. Aflibercept merupakan terapi anti-VEGF (Vascular Endothelial Growth Factor) yang membantu mengurangi gangguan penglihatan serta kebutaan pada pasien dan membantu meningkatkan hasil terapi pada pasien usia produktif dan usia lanjut.



“Ini untuk membantu para pasien DME memperbaiki dan mempertahankan penglihatan mereka serta memperoleh kehidupan yang lebih baik,” ujar Ashraf Al-Ouf, Presiden Direktur PT Bayer Indonesia dalam jumpa pers yang digelar di Hotel Hermitage, Menteng, Jakarta Pusat (20/10/2016).

DME merupakan salah satu akibat penyakit akibat gula darah dalam tubuh tidak terkontrol, yang menyerang ke mata. Berdasarkan Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan 2013 menunjukkan 6,9% atau sekitar 12,2 juta penduduk Indonesia usia 15 tahun ke atas mengidap DiabetesMelitus (DM). Sekitar 20-25% di antara total pasien DM kemungkinan akan menderita retinopati diabetikum dan tahap lanjut akan berkembang menjadi Diabetik Makular Edema (DME) yang akhirnya bila tidak mendapatkan pengobatan yang tepat akan menyebabkan kebutaan total.

Menurut Dr. Rumita S. Kadarisman, SpM, dokter mata di Jakarta, penyebab utama retinopati adalah kombinasi dari tingginya tingkat tekanan darah, gula darah dan kolesterol. Komplikasi umum diabetik retinopati adalah diabetik makular edema, biasa dikenal sebagai DME.

Risiko berkembangnya DME terkait erat dengan seberapa lama pasien telah hidup dengan diabetes dan tingkat keparahan dari diabetik retinopati2. “DME terjadi ketika kebocoran cairan ke pusat makula, bagian peka cahaya dari retina yang bertanggung jawab untuk ketajaman penglihatan langsung,” ujarnya. Cairan di makula bisa menyebabkan kehilangan penglihatan yang parah atau kebutaan.


 

Editor: Aries Kelana

 

 

 

 

Aries Kelana
20-10-2016 14:56