Main Menu

Obat Generik Tak Kalah Berkualitas Dibandingkan Obat Paten

Nur Hidayat
01-06-2016 16:06

Para manajer PT Actavis Indonesia (GATRAnews/dok)

Jakarta, GATRAnews - Masyarakat Indonesia kerap kali cenderung lebih memilih obat paten dibanding obat generik. Alasannya biasanya karena obat paten dianggap lebih berkualitas daripada obat generik. Namun hal tersebut ditampik oleh Presiden Direktur PT Actavis Indonesia, Parulian Simandjuntak.

“Kami sendiri memproduksi obat generik bermerk yang berkualitas dimana pabrik kami sudah memiliki sertifikat Good Manufacturing Process (GMP) Eropa. Produk kami bukan hanya untuk di Indonesia, tapi juga diekspor ke negara-negara lain. Dimana mereka pun mempunyai persyaratan yang cukup ketat untuk memasukkan obat. Jadi standar yang kami punya adalah standar berkualitas. Tidak perlu khawatir mengkonsumsi obat generik,” katanya disela-sela bincang-bincang dengan media, di bilangan Jakarta Selatan (31/5).

Pernyataan tersebut diamini oleh Direktur Operasi PT Actavis Indonesia, Leiman Sutanto. Jika sebuah perusahaan farmasi hendak menghasilkan suatu produk tentu saja akan mengacu pada aturan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia.

BPOM sendiri sebagai anggota The Pharmaceutical Inspection Convention and Pharmaceutical Inspection Co-operation Scheme (PIC/S, gabungan Badan Auditor dari Eropa hingga Australia) tentu memiliki standar tinggi saat akan mengeluarkan ijin edar obat generik bermerk. Sebagai perusahaan multinasional.

Actavis tentu juga mengikuti peraturan internasional. Salah satunya mengenai bahan baku. Mereka memiliki tim inspeksi yang berbasis di Inggris dan bertugas khusus menginspeksi pabrik-pabrik yang membuat bahan baku. Apakah pabrik tersebut layak atau tidak dalam menghasilkan bahan baku yang akan dibeli.

Actavis sendiri sudah ada di Indonesia sejak 1969. Produk-produk dari perusahaan yang berpusat di Amerika Serikat ini sebagian besar adalah obat resep. Misalnya untuk onkologi dan kardiovaskular. Sebagian besar obat resep mereka juga masuk dalam daftar obat BPJS. (FLY)

Nur Hidayat
01-06-2016 16:06