Main Menu

Komisi IX Bentuk Panja Obat Palsu

Ervan
08-09-2016 08:02

Obat palsu (Gatra/Rifki M. Irsyad/yus4)

Jakarta, GATRAnews - Komisi IX DPR menyesalkan beredarnya obat palsu yang baru-baru ini dibongkar Bareskrim Mabes Polri. Anggota Komisi IX DPR Muhammad Iqbal mempertanyakan kinerja Kementerian Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Apalagi belum lama juga terbongkar sindikat produsen dan pengedar vaksin palsu.

 

"Pemerintah seharusnya berkaca dari kasus peredaran vaksin palsu dengan meningkatkan pengawasan yang lebih intensif agar kasus-kasus seperti obat palsu, vaksin palsu atau pun penggunaaan zat berbahaya di makanan tidak terjadi lagi di masa datang," kata Iqbal saat dihubungi, Rabu (7/9) malam.

 

Komisi IX DPR pun telah membentuk panja vaksin dan obat palsu untuk mengusut kasus tersebut.

 

Politisi Partai Persatuan Pembangunan ini mengatakan, panja nantinya akan mencari tahu akar permasalahan mengapa masalah obat palsu ini berulang kali terjadi.

 

"Apakah pengawasannya dari Badan POM lemah atau kewenangan badan POM yang masih terbatas, jadi nanti hasil panja menjadi rujukan," ucap Iqbal.

 

Akhir pekan lalu, Bareskrim Polri bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan sebelumnya menggerebek lima gudang produksi obat palsu di Balaraja, Banten.


Reporter: Ervan Bayu

Editor: Dani Hamdani 

 

 

 

Ervan
08-09-2016 08:02