Main Menu

Gabungan Obat Dosis Kecil Ampuh Menjinakkan Darah Tinggi

Rohmat Haryadi
11-02-2017 05:22

Mengukur Tekanan darah (healthfocus.mu)Jakarta GATRAnews -- Para peneliti menemukan bahwa menggabungkan empat obat tekanan darah menjadi satu pil bisa dua kali lebih efektif untuk pengobatan. Dalam uji coba terobosan, pasien diberi empat obat yang disatukan dalam satu pil (quadpill) dan tekanan darah mereka menurun ke tingkat yang sehat dalam waktu satu bulan.


Padahal, dosis obat jauh lebih rendah daripada di tablet konvensional. Para ahli percaya obat gabungan ini akan meminimalkan efek samping. Hasil uji coba sampling kecil itu diterbitkan dalam jurnal medis Lancet, 9 Februari lalu. Pendekatan baru ini berguna bagi penderita darah tinggi di Inggris yang mengambil ratusan ribu tablet setiap hari untuk mengendalikan tekanan darah mereka.

Tekanan darah tinggi - atau hipertensi - mempengaruhi lebih dari 17 juta warga Inggris, atau satu dari tiga orang dewasa. Kondisi ini sangat meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, dan demensia vaskular. Demensia vaskular adalah istilah umum yang menggambarkan suatu masalah pada penalaran, perencanaan, penilaian, memori dan proses berpikir lainnya yang disebabkan oleh kerusakan otak akibat gangguan aliran darah ke otak. Tetapi  karena tidak memiliki gejala maka pengobatan sering terlambat. Hanya setengah dari mereka yang tahu bahwa mereka beresiko.

Dari mereka yang telah didiagnosis, ratusan ribu mengambil pil setiap hari untuk mengontrol tekanan darah mereka. Tapi mereka biasanya mengambil hanya satu obat - dan hanya sekitar setengah dari pasien yang berhasil menurunkan tekanan darah ke tingkat yang sehat.

Studi baru melihat tingkat keberhasilan 100 persen. Namun, para peneliti dari George Institute di Sydney University menekankan bahwa mereka hanya melibatkan 18 pasien. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk melihat apakah hasilnya dapat diulang, kata mereka, tapi temuan awal ini sangat menarik.

[quote width="auto" align="left" border="red" color="red" title="Hipertensi di Indonesia"]Menurut data WHO yang dipublikasikan Mei 2014, kematian akibat hipertensi di Indonesia mencapai 42.226 atau 3,02% dari total kematian. Tingkat Kematian 25.26 per 100.000 penduduk. Peringkat Indonesia ke-29 di dunia.[/quote]


Penulis studi Profesor Clara Chow mengatakan: "Kebanyakan orang menerima satu obat dengan dosis normal, tetapi hanya mengontrol tekanan darah sekitar separuh waktu. Dalam kontrol tekanan darah percobaan kecil ini berhasil untuk semua orang. Sekarang akan menguji apakah ini dapat diulang dan konsisten dalam jangka panjang."

Penelitian ini dengan memberikan pasien kapsul yang berisi seperempat dosis dari empat obat tekanan darah umum yaitu irbesartan, amlodipine, hidroklorotiazid, dan atenolol. Para peneliti percaya mengurangi dosis masing-masing obat meminimalkan risiko efek samping, yang dapat mencakup pergelangan kaki bengkak, dan kelainan ginjal.

Meskipun dosis masing-masing obat lebih rendah, menggabungkan mereka meningkatkan dampaknya bagi pasien. Profesor Chow mengatakan: "Pengobatan (menggabungkan 4 obatdosis rendah) ini meminimalkan efek samping penting untuk perawatan jangka panjang."

"Ini bisa menjadi langkah yang sangat penting dalam membantu untuk mengurangi beban penyakit global," kata Profesor Metin Avkiran, direktur asosiasi medis di British Heart Foundation. "Tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko utama untuk stroke dan serangan jantung," katanya.

"Meskipun temuan mendorong dan bisa mengarah pada pengobatan yang efektif tanpa efek samping, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengonfirmasi keselamatan quadpill itu, efek jangka panjang terhadap tekanan darah, dan akhirnya apakah itu mengurangi risiko seseorang terkena stroke atau serangan jantung, sebelum diterapkan dalam klinik," katanya.

"Karena sebagian besar orang dengan tekanan darah tinggi tidak memiliki gejala, bagian besar dari pertempuran adalah mengidentifikasinya. Jika Anda khawatir, sebaiknya berbicara dengan dokter Anda," pungkasnya.


Editor: Rohmat Haryadi

Rohmat Haryadi
11-02-2017 05:22