Main Menu

Ini Empat Cara Hindari Penyakit Paling Mematikan Kardiovaskular

Januar
15-04-2016 19:03

Ilustrasi (ANTARA/Fikri Adin/re1)

Jakarta, GATRAnews - Berdasarkan data World Health Organization (WHO) diperkirakan sebanyak 17,5 juta orang meninggal karena penyakt jantung pada 2012 silam. Data WHO tersebut menunjukkan penyakit kardiovaskular merupakan penyebab kematian tertinggi di dunia hingga saat ini.

Dokter Spesialis jantung dan pembuluh darah yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (Perki), dr Basuni Radi menjelaskan ternyata hal serupa juga di Indonesia. Paling mendominasi adalah jantung koroner kemudian diikuti stroke dan terakhir gagal jantung.

Namun Basuni, yang ditemui di sela-sela pertemuan ilmiah Asmiha 2016 tanggal 15-17 April 2016, meminta masyarakat tidak perlu takut terkena penyakit ini. Menurutnya, terdapat berbagai cara untuk mencegah penyakit ini. Berikut tips dari Basuni agar masyarakat terhindar dari penyakit yang pengobatannya menelan biaya mahal tersebut.

Berikut caranya:

1. Mengonsumsi makanan sehat.

2. Memiliki makanan rendah lemak jenuh, lemak trans serta gara. Makanan paling direkomendasikan adalah buah, sayuran, biji-biji, ikan dan kacang-kacangan. Dengan memperbanyak konsumsi sayuran, buah dan serat secara cukup dapat menghindari terjadinya obesitas. Obesitas merupakan salah satu penyebab paling kerap dijumpai pada penderita kardiovaskular.

3. Olah raga teratur. Basuni merekomendasikan olaharaga minimal 30 menit dalam sehari. Tanpa olah raga risiko terserang penyakit kardiovaskular terutama jantung dan strok meningkat 51%.

4. Hindari asap rokok. Rokok semakin meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Lalu, perokok pasif justru risiko terkena penyakitnya lebih tinggi 30% dibanding perokok aktif.


Reporter: Januar Rizki

Editor: Nur Hidayat

Januar
15-04-2016 19:03