Main Menu

Jaga Jantung Dengan Makanan Rumah yang Sehat

Rosyid
01-10-2017 21:32

Ilustrasi (gatrafoto/ak9)

Jakarta, GATRAnews – Meskipun kesadaran akan penyakit jantung semakin meningkat,  penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian nomor satu secara global. Diperkirakan lebih dari 17,5 juta orang meninggal karena penyakit kardiovaskular di tahun 2015, mewakili 31% dari kematian global. Di Indonesia  penyakit Jantung Koroner menjadi penyebab kematian terbesar kedua di Indonesia setelah stroke, yakni 12,9%. 

Penyakit jantung tidak hanya menyerang kelompok lansia, tetapi bisa siapa saja . Kematian 1 dari 10 orang yang berusia 30 – 70 tahun disebabkan penyakit ini. Pemicunya karena gaya hidup modern dengan banyak mengonsumsi makanan tinggi kalsium, lemak, gula dan garam yang memicu tekanan darah tinggi, kenaikan gula darah, peningkatan lemak darah dan obesitas yang menjadi faktor risiko utama penyakit jantung. 

Perubahan perilaku sederhana seperti makan lebih banyak makanan segar, dan memegang kendali atas kesehatan kita sendiri, dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung.

"Selama satu abad terakhir, meningkatnya pemakaian tembakau, bersamaan dengan perubahan besar pada pola makan dan aktivitas fisik kita telah berkontribusi pada epidemi penyakit kardiovaskular yang merupakan pembunuh terbesar di dunia. Gaya hidup yang tidak sehat adalah penyebab utama serangan jantung dan stroke, dan jika pemakaian tembakau dihilangkan, konsumsi makanan sehat dan beraktivitas fisik secara aktif akan sangat membantu masyarakat untuk hidup lebih lama, lebih baik, dan jantung lebih sehat. Mengurangi makanan berlemak, meningkatkan asupan buah dan sayuran dan mengurangi makanan dan minuman olahan, kemasan dan bergula, merupakan salah satu langkah sederhana untuk mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke," kata Profesor David Wood, Presiden World Heart Federation.

Dalam siaran media Memperingati Hari Jantung Sedunia, Royal Philips mengajak setiap orang untuk menjaga kesehatan diri demi mencegah penyakit jantung. Salah satu faktor penting mengubah gaya hidup adalah memilih makanan dan minuman sehat.  Perusahaan pembuat alat kesehatan  ini menyakini bahwa makanan dan minuman sehat juga bisa nikmat dan tidak mengorbankan citarasa. 

Salah satu caranya adalah dengan makanan buatan sendiri. Makanan buatan sendiri  memiliki kekuatan untuk memberikan nutrisi, memungkinkan kita mengontrol bahan-bahan yang digunakan sehingga kualitas makanannya terjaga. Terlebih lagi, memasak dan menyantap makanan buatan sendiri dapat menciptakan kebersamaan, meningkatkan hubungan dan membangun rutinitas hidup yang sehat. "Peralatan dapur kami dirancang untuk menyiapkan makanan bergizi dan lezat di rumah dengan lebih mudah, membantu setiap orang untuk memiliki makanan yang seimbang dan bergizi," demikian pernyataan perusahaan multinasional itu.

Seperti Airfryer, peralatan memasak yang menggunakan udara panas untuk memproses makanan lezat dan sehat dengan cepat dan mudah dengan sedikit atau bahkan tanpa minyak. Berbagai produk kami seperti juicer dan blender telah dikembangkan untuk mendapatkan nutrisi sehari penuh dengan cara cepat dan mudah. 

"Kami ingin agar semakin banyak orang yang menikmati kesehatan yang diperoleh dari makanan rumah sehat dan bergizi yang dapat mengurangi risiko kelebihan berat badan atau obesitas dan penyakit jantung,” kata Yongky Setiawan, Head of Personal Health, Philips Indonesia.


Editor: Rosyid

Rosyid
01-10-2017 21:32