Main Menu

Therepi, Alat Baru Cegah Gagal Jantung

Aries Kelana
12-06-2018 12:09

Ilustrasi serangan jantung pada wanita. (Shutterstock/yus4)

Cambridge, Gatra.com -- Serangan jantung merupakan awal terjadi gagal jantung. Makin sering seseorang mengalami serangan jantung, makin cepat mereka terkena gagal jantung.

Proses itu kini dapat dicegah. Tim peneliti dari Massachusetts Institute of Technology (MIT), Universitas Harvard, Royal College of Surgeons di Irlandia, Trinity College Dublin, Advanced Materials dan BioEngineering Research (AMBER) Center, dan National University of Ireland Galway, telah menciptakan alat baru.

Perangkat itu kecil ukurannya. Mereka menamainya dengan Therepi. Seperti dilansir situs sciencedaily.com (11/6/2018), perangkat tersebut berisi reservoir yang menempel langsung ke jaringan jantung yang rusak akibat serangan jantung. Ada kabel tipis yang menghubungkan reservoir ke port pada atau di bawah kulit pasien. Kabel itu bisa diisi obat oleh perawat atau dokter, agar reservoir tadi bisa bekerja terus.

"Setelah serangan jantung, kami dapat menggunakan perangkat ini untuk memberikan terapi untuk mencegah pasien mendapatkan gagal jantung," jelas Profesor Ellen Roche, penulis pertama studi di MIT's Department of Mechanical Engineering dan MIT's Institute for Medical Engineering and Science.

"Jika pasien sudah memiliki beberapa derajat gagal jantung, kita dapat menggunakan perangkat untuk mengurangi perkembangan penyakit," imbuhnya.

Selama ini ada dua metode yang paling umum yang digunakan untuk memberikan terapi untuk mencegah gagal jantung. Namun keduanya dinilai tidak efisien dan invasif. Metode pertama, obat dikirimkan secara sistemik dan diberikan langsung ke lokasi jantung yang rusak. Volume obat yang digunakan harus dibatasi untuk menghindari efek samping beracun. Sayangnya, hanya sejumlah kecil obat yang mencapai jaringan jantung yang rusak.

"Dari sudut pandang farmakologi, itu adalah masalah besar bahwa Anda menyuntikkan sesuatu yang tidak tinggal di jaringan yang rusak cukup lama untuk membuat perbedaan," kata William Whyte, rekan Roche yang juga calon Doktor di Trinity College Dublin dan AMBER.

Metode kedua melibatkan prosedur invasif untuk langsung menyuntikkan terapi ke otot jantung. Karena beberapa dosis diperlukan, ini memerlukan beberapa operasi invasif.

Nah, metode pemberian obat pada Therepi relatif aman karena pasien hanya dibius lokal, dan bersifat non-invasif. Sedangkan reservoir perangkat dapat ditanamkan di jantung hanya dalam satu prosedur bedah.


Editor: Aries Kelana

 

Aries Kelana
12-06-2018 12:09