Main Menu

YKI Gandeng SIF Berikan Pelatihan Perawatan Kanker

Arif Prasetyo
20-01-2015 13:52

Radiologi Kanker Payudara (GATRA/Rifki M Irsyad)

Jakarta, GATRAnews - Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Jakarta dan Singapore International Foundation (SIF) memberikan pelatihan kepada sukarelawan paliatif selama tiga tahun mendatang. Pelatihan akan dimulai pada Februari 2015 kepada sejumlah praktisi kesehatan multidisiplin di Jakarta.


SIF akan mengirimkan tim multidisipliner dari Singapura untuk melatih para praktisi kesehatan di Jakarta. Pelatihan akan dilakukan dalam hal penilaian, pengobatan dan terapi nyeri serta keluhan dan gejalan yang dialami para pasien kanker.

"Saya menghargai kerja keras semua pihak selama enam bulan ini, sehingga MoU dapat terlaksana. Terima kasih untuk SIF yang akan memberikan bantuan pelatihan kepada tenaga medis Jakarta," ujar Ketua YKI DKI Jakarta, Veronica Tjahaja Purnama di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (20/1) pagi.

Veronica menambahkan, Jakarta sangat membutuhkan pelayanan untuk perawatan paliatif pasien kanker stadium lanjut. Saat ini di Jakarta ditemukan 10 ribu kasus kanker baru, dari jumlah tersebut, tujuh ribu kasus kanker memasuki tahap lanjut dan tidak bisa disembuhkan.

Sementara itu, sambung Veronica, pelayanan paliatif pasien kanker di Jakarta masih kurang. Pelayanan perawatan paliatif adalah dengan memberikan perawatan yang dapat mengurangi penderitaan pasien kanker serta meningkatkan kualitas hidup mereka.

Kerja sama YKI dan SIF, lanjut Veronica, merupakan langkah awal dalam membangun sistem perawatan paliatif yang lebih profesional di Jakarta. Langkah selanjutnya adalah dengan melakukan pelatihan perawatan paliatif bagi tim medis Jakarta.

Program ini juga akan melatih para dokter, perawat dan relawan serta anggota keluarga yang akan melibatkan sembilan rumah sakit (RS) di enam wilayah DKI Jakarta. Sembilan RS ini adalah RSUD Tarakan, RSUD Budhi Asih, RSUD Pasar Rebo, RSUD Pasar Minggu, RSUD Cengkareng, RSUD Koja, RSUD Duren Sawit, RSUD Pulau Seribu dan RS Sulianti Suroso.

Direktur Eksekutif SIF, Jean Tan mengatakan tantangan terbesar di Indonesia adalah kurangnya tenaga medis yang memiliki sertifikasi di bidang perawatan paliatif. Padahal kasus kanker baru di di Jakarta, khususnya, muncul setiap tahunnya.

"Bersama-sama, SIF, Singapore International Volunteers (SIV) dalam kemitraannya dengan YKI DKI Jakarta dan Rachel House akan berupaya untuk meningkatkan kemampuan dan kapasitas masyarakat medis Jakarta untuk merawat pasien kanker," ujarnya.

Bentuk pelatihan yang akan diberikan selama tiga tahun ini adalah enam kali pelatihan. Setiap enam bulan sekali, tim SIF dan SIV akan datang ke Jakarta untuk memberikan pelatihan yang berbentuk tiga kali pelatihan teori dan tiga kali pelatihan praktik.‎{jcomments on}


Reporter: Abdul Rozak
Editor: Arief Prasetyo

Arif Prasetyo
20-01-2015 13:52