Main Menu

Suka Minuman Bersoda? Waspada Kanker Prostat!

Tian Arief
28-11-2012 14:49

Jakarta, GATRAnews - Anda yang nyandu minuman ringan bersoda (softdrink) patut waspada. Penelitian menunjukkan, satu kaleng softdrink setiap hari dapat meningkatkan resiko kanker prostat.

Penelitian yang dilakukan selama 15 tahun itu menunjukkan, seseorang yang meminum 300 ml air soda setiap hari, mengalami peningkatan resiko kanker prostat hingga 40 persen, dibanding laki-laki yang jarang atau bahkan tidak pernah meminumnya.

Yang lebih menakutkan, resiko ini terjadi tidak pada stadium awal penyakit kanker yang terdeteksi melalui pemeriksaan darah, namun langsung pada gejala-gejala penyakit kanker itu sendiri.

"Pertumbuhan formasi kanker prostat yang signifikan ini bisa menjadi lebih fatal dan membahayakan," tulis Daily Mail, yang dilansir di Antara, mengutip hasil penelitian para ilmuwan Swedia.

Diperkirakan, kandungan gula berlebihan pada minuman ringan memicu produksi hormon insulin yang kemudian memberi asupan pada pertumbuhan tumor.

Selain resiko kanker prostat, para ilmuwan Swedia juga menyarankan agar masyarakat dapat mengurangi konsumsi minuman bersoda tersebut.

Berdasarkan penelitian, para ilmuwan melakukan rekam jejak selama 15 tahun, pada lebih dari 8.000 pria sehat berusia 45 hingga 73 tahun.

Para pria ini memiliki kondisi tubuh yang sehat saat penelitian dimulai, mereka pun diberi pertanyaan seputar apa yang biasa mereka konsumsi.

Pada akhir penelitian, para ilmuwan membuat perbandingan pola makan antara penderita kanker prostat dan pria yang dianggap sehat. Ditemukan adanya hubungan antara minuman manis dengan penyakit tersebut.

"Di antara pria yang meminum banyak soda, kami melihat adanya peningkatan risiko kanker prostat hingga 40 persen," ujar Ilmuwan dari Lund University, Isabel Drake.

Dia mengatakan bahwa analisa itu juga terkait dengan konsumsi nasi, pasta, kue, biskuit, dan sereal manis, tentu semua dalam jumlah besar.

Namun, dia menjelaskan bahwa sari buah tidak termasuk di dalamnya. Minuman pelangsing, teh, dan kopi dengan gula, sayangnya tidak dimasukkan ke dalam penelitian.

Para ilmuwan menyatakan, bahwa meskipun genetik memiliki peran besar untuk memicu kanker prostat, pola makan juga memiliki andil yang besar. (TMA){jcomments on}

Tian Arief
28-11-2012 14:49