Main Menu

Ibu Negara Ingatkan Pentingnya Pencegahan Kanker pada Perempuan

Ervan
25-04-2017 21:00

Ibu Negara Iriana Joko Widodo (Dok OASE Kabinet Kerja/AK9)

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah Indonesia tak henti-hentinya berupaya mencegah dan mengendalikan penyebaran penyakit kanker leher rahim dan kanker payudara di Tanah Air. Maklum saja, kanker leher rahim dan kanker payudara merupakan dua jenis kanker tertinggi yang sering kali menghinggapi perempuan Indonesia.

Oleh karena itu, dalam setiap kunjungan kerjanya ke sejumlah daerah di Tanah Air, Ibu Negara Iriana Joko Widodo selalu gencar membangun kesadaran perempuan Indonesia akan pentingnya melakukan tindakan pencegahan terhadap penyakit-penyakit tersebut.

Terkini, saat melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Selatan, pada Selasa (25/4), Iriana meninjau pelaksanaan deteksi dini kanker leher rahim melalui metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) dan sosialisasi risiko kanker payudara melalui "Pemeriksaan Payudara Klinis" atau SADANIS.

Ada dua lokasi yang dikunjungi Iriana beserta rombongan, salah satunya adalah Gedung Bina Satria, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan. Di tempat tersebut, telah dilaksanakan pemeriksaan deteksi dini kanker sejak tanggal 24 Maret 2017 kemarin yang diikuti oleh sekira 940 orang. Sedangkan hari ini (25/4), tercatat 1.352 orang mengikuti pemeriksaan tersebut.

Sebelumnya, Iriana juga mengunjungi Pasar Ulin di mana dilakukan pemeriksaan deteksi dini kanker.

Di pasar tersebut, sebanyak 173 orang yang terdiri dari para pedagang dan masyarakat sekitar Pasar Ulin turut memeriksakan kesehatan leher rahim dan payudara mereka.

Dari 167 peserta yang telah menjalani pemeriksaan, terdapat dua orang yang terdeteksi kanker leher rahim dan langsung dirujuk ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan terapi pengobatan.

Turut mendampingi Ibu Iriana dalam kunjungan kerja kali ini adalah Ibu Hj. Mufidah Jusuf Kalla dan sejumlah istri anggota Kabinet Kerja yang tergabung dalam Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE-KK).


Reporter: Ervan Bayu

Editor: Nur Hidayat

 

Ervan
25-04-2017 21:00