Main Menu

Waspada Pembunuh Wanita: Kanker Serviks

Nur Hidayat
31-03-2013 11:19

Sukabumi, GATRAnews - Kanker leher rahim masih menjadi momok yang mengerikan bagi para wanita khususnya di negara berkembang. Betapa tidak, menurut catatan WHO, setidaknya ada 500.000 kasus baru kanker leher rahim, dimana 90 % diantaranya terjadi di negara berkembang. Apalagi sekitar 260.000 wanita meninggal karena penyakit kanker leher rahim dan sebagian besar (95%) terjadi di negara berkembang, 2005.

 

Dari penelitian yang ada, salah satu penyebab hal ini terjadi karena akses sarana kesehatan yang terbatas dan deteksi dini untuk kanker leher rahim yang belum bisa menjangkau semua wanita.

 

Melihat kondisi itulah Yayasan Qoryah Thayyibah Sukabumi terdorong mengadakan pemeriksaan kanker leher rahim massal di Desa Babakanjaya, Kecamatan Parungkuda, Sukabumi, Minggu (31/3). Kegiatan ini bekerja sama dengan majelis taklim Mar'ah Sholihah Qoryah Thoyyibah, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Sukabumi, serta Posyandu Seruni Babakanjaya.

 

"Kami melihat upaya dakwah dapat dijalankan dengan berbagai cara, termasuk di bidang kesehatan. Masalah kesehatan juga menjadi fokus kegiatan yayasan untuk kesejahteraan umat," tutur Yan Maulana, Pimpinan Yayasan Qoryah Thayyibah. Menurut Yan, sambutan warga terhadap kegiatan ini cukup menggembirakan. "Mereka yang daftar untuk diperiksa sudah lebih seratus orang," katanya.

 

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Sukabumi, Dr Hendrawan SpOG, sangat mendukung kegiatan seperti ini. Pemerintah, khususnya Kementerian Kesehatan menggalakkan program -program pencegahan. "Program pencegahan itu dapat berupa penyuluhan, pengobatan dan deteksi dini penyakit," kata Hendrawan dalam sambutannya. Menurut Hendrawan, angka kesehatan ibu dan anak sekabupaten Sukabumi terus ditingkatkan. "Jadi penyakit-penyakit seperti kanker serviks perlu diwaspadai," katanya. Hendrawan juga berharap agar kegiatan yang diselenggarakan sendiri oleh masyarakat dapat terus digalakkan (NHi)

Nur Hidayat
31-03-2013 11:19