Main Menu

Peringati World Cancer Day: Deteksi Dini itu Perlu!

Annisa Setya Hutami
06-02-2018 06:00

Sosialisasi penanggulangan kanker (GATRA/Annisa Setya Hutami/yus4)

Jakarta, Gatra.com - Peningkatan jumlah penderita kanker mendorong Kementerian Kesehatan Republik Indonesia terus melakukan sosialisasi penanganan penyakit kanker. Diantaranya, menggelar  Training of Trainers (TOT) nasional dan Seminar Kanker di auditorium Siwabess, Kemenkes RI, Kuningan, Jakarta Selatan, senin (5/1)

 

Acara yang menjadi bagian kampanye World Cancer day ini diikuti oleh kalangan tenaga kesehatan maupun masyarakat umum. Selain menjelaskan soal jenis-jenis kanker dan perawatannya seperti  kanker Nasofaring hingga kanker kolorekta, acara yang menghadirkan sejumlah pakar penyakit kanker ini juga menekankan pentingnya deteksi dini kanker. 

Menurut Dirjen P2P Kementerian Kesehatan RI, Muhamad Subuh, data kemenkes menyebutkan saat ini 1,4 permil atau 1,4 dari  1000  penduduk Indonesia terpapar kanker. Oleh karena itu, deteksi dini menurutnya snagat penting. "Permasalahan di Indonesia lebih kepada keterlambatan diagnosis," ujar Muhamad Subuh.

 

Mengenai pencegahan  perlu pengetahuan luas, sehingga masyarakat harus mengerti gejala kanker. "Kita seharusnya semakin peduli melakukan pencegahan atau pengendalian. Selama ini belum maksimal, lebih banyak pengendalian. Dari stadium 2 tidak menjadi stadium 3. TOT ini diharapkan menjadi agent of change, ujar Muhamad Subuh.

Tidak banyak orang perduli dan memberikan kontribusi. Kontribusi tidak hanya material, tetapi juga pemikiran dan partisipasi aktif mengikuti kegiatan. "Saya menjadi ingat kata Nelson Mandela, If you aducate one man, you educate one person. If educate one woman, you educate one generation. Alhamdulillah pesertanya banyak perempuan," ucap Subuh.

 


Reporter: ASH

Editor: Hendri Firzani

 

 

 

Annisa Setya Hutami
06-02-2018 06:00