Main Menu

Pembiayaan Syariah Meningkat, Inklusi Keuangan Stagnan

Wahyu
08-06-2018 11:30

Sejumlah data menunjukkan, total aset industri pembiayaan mengalami tren peningkatan. Sayangnya, kelompok masyarakat yang menggunakan masih terbatas akibat kurangnya inklusi keuangan syariah. Butuh solusi digitalisasi secepatnya.

PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk. (BTPN Syariah) melakukan pencatatkan saham (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI), pada awal Mei lalu. Emiten berkode saham BTPS tersebut menawarkan 770 juta lembar saham baru atau 10% dari modal yang ditempatkan dan disetor melalui penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). "Ini adalah pertama kalinya bank syariah yang go public jadi chance investor. Masih sedikit bank syariah yang go public. Jadi, kita berikan opsi baru," kata Direktur Utama BTPN Syariah, Ratih Rachmawaty.

Saham BTPN Syariah ditetapkan seharga Rp975 per lembar saham pada saat IPO. Dari proses IPO tersebut, perseroan meraup dana Rp751 milyar sebelum dikurangi biaya emisi saham. Jumlah ini, kata Ratih, sesuai dengan target perusahaan. Masa penawaran umum sebelumnya dilakukan pada 27 April 2018 sampai 2 Mei 2018. Hasilnya, respons dari investor publik dinilai sangat positif.

Wahyu
08-06-2018 11:30