Main Menu

Mengelak Peluru nyasar Di Era Perang Dagang

Rusdi
12-07-2018 15:39

Ilutrasi Karikatur. (Dok.GATRA/RT)

Artikel Terkait

Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump tampaknya serius menantang Cina untukampaknya serius menantang Cina untuk perang dagang.

Selasa ini, Gedung Putih kembali meluncurkan “peluru” mereka ke Cina.

Yaitu, rencana pengenaan tarif baru terhadap 6.000 produk Cina senilai US$200 milyar. Tarif baru ini rencananya akan mulai diberlakukan pada September 2018.

Usai melakukan aksi itu, Trump lewat pemberlakuan tarif 25% terhadap 818 produk Cina pada 6 Juli lalu, ditambah rencana perluasan terhadap 254 produk lagi pada akhir Juli ini, maka tarif baru per September yang diumumkan Gedung Putih itu adalah “peluru ketiga”.

Walau tak menembakkan peluru betulan, korbannya sudah mulai berjatuhan. Baik di AS, di Cina, bahkan di negara lain yang tidak ada hubungannya gara-gara “peluru nyasar”.

(GATRA/Sandika Prihatnala, Fitri Kumalasari, Hendry Roris P. Sianturi, dan Putri Kartika Utami/RT)

Baca berita selengkapnya di Majalah Gatra edisi 37 atau klik www.gatrakiosk.com

Rusdi
12-07-2018 15:39