Main Menu

Wawancara: Angka Kejahatan Siber Cenderung Meningkat

Rusdi
07-09-2018 11:52

Djoko Setiadi bersama Panglima TNI Hadi Tjahjanto di Mabes TNI Cilangkap.

Artikel Terkait

Widodo sebagai Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

di Istana Negara, awal Januari silam, pria kelahiran Surakarta, Jawa Tengah, 10 November 1957, itu tak pernah terdengar dalam ingar-bingar pemberitaan.

Bapak tiga anak yang malang melintang di dunia persandian --terakhir sebagai Kepala Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg)-- ini memilih tancap gas menjalankan programnya di lembaga baru ini.

Sebagai jenderal yang banyak bergelut di bidang intelijen, selama ini Djoko menekankan prinsip kehati-hatian kepada bawahannya selama bertugas.

Ia mengharuskan anak buahnya untuk “berani tidak dikenal’’ namun terdepan dalam pengabdian. Tapi kini di lembaga baru, BSSN, Djoko harus mengubah “gaya” memimpin.

Sesuai dengan tantangan zaman, BSSN mau tak mau harus lentur dan “berbaur” dengan publik.

Guna mendalami lebih jauh sepak terjang lembaga baru ini, wartawan GATRA Andhika Dinata dan Riana Astuti beserta pewarta foto Rifki M. Irsyad mewawancarai Djoko Setiadi di kantor BSSN, Jalan R.M. Harsono Nomor 70, Jakarta Selatan, Senin dua pekan lalu. Berikut petikannya:

( GATRA Andhika Dinata dan Riana Astuti beserta pewarta foto Rifki M. Irsyad/RT)

Baca berita selengkapnya di Majalah Gatra edisi 45

Rusdi
07-09-2018 11:52